Ojekzone (8): Tak Akan Ada Lagi Ojekzone

Semuanya berawal di bulan Mei 2015. Ketika aku melangkahkan kakiku memasuki gedung tua di ujung Ampera Raya, beranjak ke lantai dua, seluas setengah lantai dari luas total lantainya; di situlah aku berada. Duduk manis di sofa tua, menunggu untuk dijemput dan diperkenalkan ke sekitar +-100 orang lainnya.   Duduk di dalam ruangan kecil berukuran sekitar…

Ojekzone (4): Cinta [Tidak] Harus Memiliki

Aku duduk terdiam di atas tempat tidur. Masih terlihat beberapa bekas perban di sekujur tubuhku. Aku baru saja keluar dari rumah sakit karena beberapa waktu lalu motor yang kukendarai mengalami kecelakaan ketika aku sedang dalam perjalanan pulang dari kantor.   Selama aku dirawat di rumah sakit, khususnya ketika kondisiku sudah mulai membaik dan seluruh anggota…

Ojekzone (3): Persetan Dengan Jok Motor

Aku lupa kapan terakhir kali aku berpacaran. Aku juga lupa kapan terakhir kali aku punya pacar. Bahkan seingatku, dari sejak aku dilahirkan dari rahim ibuku, belum pernah sekalipun aku memiliki pacar.   Bagiku, berpacaran atau menjalin hubungan dengan perempuan bukanlah hal yang penting. Aku tidak tahu apa esensi dari berpacaran. Aku juga tidak tahu apa…

Ojekzone (2): Jok Motor Menjadi Saksi

“Apa yang Tuhan tawarkan dari kehidupan ini? Misteri.”*   Akhir-akhir ini banyak karyawan baru yang bergabung bekerja di kantor ini. Sebagai perusahaan Start-Up, perusahaan ini memang sedang membutuhkan banyak karyawan. Hampir setiap minggu pasti selalu ada saja karyawan baru. Termasuk 5 orang karyawan baru yang berada 1 divisi denganku. Dan lelaki itu adalah salah satunya….