Surat Untuk Mama

Dalam rangka memperingati Hari Ibu bulan Desember 2016, kantor gue si ngadain kompetisi menulis Surat Untuk Ibu. Di kompetisi ini, karyawan diminta untuk menulis surat, yang nantinya surat ini akan kita bantu kirimin ke orang tua masing-masing. Meskipun dilombain, tapi substansi utamanya lebih untuk mempererat hubungan antara seorang anak dan ibunya.   Di kompetisi ini…

Cerpen Ramadhan – Hari 28 – Hari Ini

Mungkin hari ini, kamu terganggu dengan tangisannya. Ketika ia haus atau lapar, ia menangis. Dan kamu harus menyuapinya makanan untuknya. Itupun terkadang tidak semuanya ia telan: beberapa jatuh terbuang, beberapa hanya dijadikan mainan, bahkan terkadang ia enggan membuka mulutnya. Mungkin hari ini, kamu terganggu dengan tangisannya. Ketika ia buang air, ia menangis. Dan kamu harus…

Cerpen Ramadhan – Hari 24 – Larasati Zahra Khumaira

Dari tadi aku merasa ada yang memegang-megang kepalaku. Aku tidak tau itu siapa, tapi hal ini cukup untuk membuatku terbangun dari tidur panjangku. Tangan itu datang lagi. Tapi kali ini ia bisa menyentuh kepalaku lebih jauh. Dan kalau sebelumnya aku hanya merasakan ada 1 jari yang menyentuhku, sepertinya kali ini jumlahnya bertambah menjadi 2 jari….

Cerpen Ramadhan – Hari 23 – Tidak Ada

Tidak ada rasa sakit yang lebih menyakitkan selain perasaan yang dialami para ibu ketika proses melahirkan. Dan tidak ada rasa bahagia yang lebih membahagiakan selain perasaan yang dialami para ibu ketika melihat, menyentuh dan memeluk bayi yang baru saja dilahirkannya. Depok, 28 Juni 2016, 23:48

30HariBercerita – Hari 18 – Orang Tua

Mungkin dulu kamu pernah merasa, kenapa orangtuamu seringkali melarangmu melakukan sesuatu. Tidak boleh ini, tidak boleh itu. Jangan ini, jangan itu. Dan lain sebagainya. Hingga terkadang kamu merasa kesal kepada mereka karenanya. Mungkin kamu sudah tahu bahwa itu adalah perwujudan kasih sayang. Mungkin kamu sudah tahu bahwa seorang anak tidak boleh durhaka kepada orangtuanya. Tapi…

Brojol #3

Selasa, 10 Februari 2015, 18:00 Si bayi akhirnya udah bisa pulang ke rumah, hanya sekitar +24 jam setelah dia brojol dari rahim ibunya. Alhamdulillah lahirannya normal bin lancar, plus si bayi dan si ibunya juga ga mengalami keanehan lain yang mengharuskannya tetep lanjut nginep di rumah sakit. Jadilah setelah semua administrasi beres, sore itu kita…

Brojol #2

Senin, 9 Februari 2015, 17:00 Setelah semua administrasi beres, kemudian bini gue udah bisa balik ke ruang rawat inap, sementara si bayi lagi dikeringin selama 6 jam dari sekitar jam 2an tadi, gue disarankan bini gue buat pulang dulu ke rumah untuk mandi, bersih-bersih sekaligus ngangkutin barang-barang yang tadi belom sempet keangkut. Orangtua gue dan…

Brojol #1

Minggu, 8 Februari 2015, 20:00 Berdasarkan estimasi bu dokter kandungan, diperkirakan bayi yang ada di dalem perut bini gue bakalan brojol di tanggal 8 Februari, lebih tepatnya di akhir minggu ke-39 usia kehamilan. Tapi ini tanggal 8 Februari udah tinggal 4 jam lagi kok masih belom ada tanda-tandanya. Mules-mules sama kontraksi sih iya, tapi cuma…