You Should Go & Love Yourself (3)

Udah hampir 1 bulan dari sejak gue mulai kecetit, dan udah selama itu pula gue ga berolahraga. Berolahraga seperti biasa lebih tepatnya, karena kalo hanya sekedar peregangan ringan sih masih sering gue lakuin.

 

Joging? Udah ga ada. Sit up? Lupakan. Angkat beban? Apalagi. Efek fisiknya mulai terasa: lengan sama dada udah ga sekenceng sebelomnya. Posisi bahu juga jadi agak turun. Untung ukuran perut masih sama; karena ga boleh nambah berat badan, jadi gue mengurangi jumlah porsi makanan yang masuk ke perut. Dari yang sebelomnya udah jarang makan, jadi lebih jarang makan lagi.

 

Apakah renang, yoga dan taichi udah mulai gue jalanin? Simply belom, karena sisa efek kecetitnya masih ada dan obat minumnya pun juga belom habis. Maybe after semua rasa nyeri itu udah sirna, baru kita mulai arah baru kehidupan seorang penderita sakit pinggang.

 

Kembali lagi, kita memang ga selamanya bisa mewujudkan apa yang kita impikan. Punya badan yang sehat, bugar dan tetap prima sampai usia tua jelas adalah impian setiap manusia. Supaya di hari tua tetap bisa beraktifitas seperti biasa, tanpa perlu ngerepotin orang-orang di sekitar kita. Mungkin kita punya kerabat yang usianya lebih tua dari usia Negara Kesatuan Republik Indonesia, tapi badannya tetep tegak dan bugar. Bisa meloncat kesana-kemari tanpa perlu dituntun tongkat ataupun bantuan orang disekitarnya. Bahkan dengan segar masih bisa asik bercerita dan mendengar setiap ucapan kita kepadanya.

 

Meskipun faktanya, memang setiap orang memiliki keunikan yang berbeda-beda. Berbahagialah bagi mereka yang bisa menuju kesana, dan bersabarlah bagi yang tidak sampai kesana. Setidaknya kita semua udah pernah untuk mencoba. Karena yang terbaik kan bukan ditentukan sebatas dari itu saja, tapi lebih kepada siapa yang paling banyak membantu kepada sesamanya.

 

Dan terakhir, jika memang aktifitas fisik akhirnya mulai dibatasi, maka satu hal lain yang masih bisa dikendalikan adalah: asupan nutrisi. Jujur gue merasa relatif lebih banyak mengkonsumsi hal-hal berikut ini dibanding manusia pada umumnya:

  • Mecin, MSG, dan teman-temannya. Mulai dari chiki-chikian, jajanan anak SD, dan lain sebagainya. Sebagian orang mengatakan “belom dibilang makan kalo belom makan nasi”, sementara bagi gue dua bungkus Taro dan Cheetos udah cukup untuk disebut sebagai makan siang.
  • Mie instan, mie cup, mie gelas dan teman-temannya. Sebagai orang yang ga bisa masak (dan ga tertarik untuk masak), solusi cepat dan instan dikala kelaparan dan ga ada makanan adalah mie. Dan gue bisa dalam sehari makan mie sampe 2 kali, sekali makan 2 porsi. Apalagi kalo mie gelas: satu gelas besar bisa muat 3-4 bungkus.
  • Kopi, teh, dan teman-temannya. Sekalipun katanya kopi (dan teh) punya efek positif buat kesehatan, tapi mungkin karena kopi yang gue minum lebih banyak kopi murah meriah (kopi instan sachetan seharga 1000-2000an, instead of kopi beneran), jadi lebih banyak efek negatifnya dibanding positifnya. Dan salah satu hal yang mempercepat pengeroposan tulang adalah kopi, kata salah seorang ahli nutrisi yang pernah meriksa gue.

 

Jadi sekali lagi, say goodbye to my younger life. Semua manusia akan menua pada umumnya, dan ke-tua-an gue ternyata udah dimulai dari sejak usia 30. Bukan, jelas ini bukan salah siapa-siapa, karena setiap manusia memiliki keunikannya tersendiri dan juga udah ada rezekinya masing-masing. Hanya ternyata angka 30 adalah angka bagi gue untuk menyadari bahwa ternyata gue udah ga muda lagi dan harus mulai changing mindset bahwa ternyata gue udah mulai beranjak tua.

 

Karena tua itu pasti, dewasa itu pilihan, dan jiwa muda itu abadi.

 

Jakarta, 8 Maret 2019, 14:55

 

 

Bonus: Fingerstyle cover lagu Love Yourself dari Justin Bieber

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s