You Should Go & Love Yourself (2)

Sejatinya gue termasuk orang yang gemar berolahraga. Sekedar untuk mereganggkan badan dan menjaga kebugaran, bukan untuk menjadi profesional dan mengikuti berbagai kompetisi. Dari kecil doyan main sepakbola. Biarpun ga jago-jago amat, tapi sampai sekarang seenggaknya gue selalu enjoy untuk berada di lapangan dan menghalau setiap serangan, karena posisi gue seringnya jadi pemain belakang. Juga joging, renang, angkat beban, dan sebagainya.

 

Setahun-dua tahun terakhir gue relatif lebih sering berolahraga dibanding tahun-tahun sebelumnya. Khususnya angkat beban, karena badan gue yang kurus-kerempeng-begeng-ceking-cacingan ini kayanya hanya bisa dibuat lebih berisi dengan latihan angkat beban. Dan hasilnya, dalam waktu +- 1 tahun gue yang bertinggi badan 185 cm ini berhasil meningkatkan berat badan gue dari +-65 kg ke +-75 kg. Lingkar lengan dan lingkar dada juga jadi lebih besar.

 

Gue sendiri ga terobsesi untuk jadi six pack atau berotot, atau untuk ikutan marathon dan kompetisi-kompetisi olahraga lainnya. Gue cuma pengen punya badan yang sehat, bugar dan proporsional, karena dari dulu gue selalu bingung kalo beli baju atau celana. Misal beli celana: kalo ukuran pinggangnya pas, pasti bawahnya ngatung karena kurang panjang; atau kalo bawahnya pas, pinggangnya pasti kegedean. Baju juga sama: kalo lengannya pas, bawahnya pasti ngatung. Atau kalo bawahnya ngatung, pasti ke-lebar-an. Dan efek berolahraga selama satu-dua tahun terakhir ini mampu mengatasi itu semua: sekarang gue jadi bisa beli baju dan celana tanpa harus menghitung-hitung panjang kali lebarnya. Sehingga epitet “C-Kink” mungkin sekarang udah ga relevan karena faktanya gue udah lebih berisi.

 

Tapi semua berubah ketika penyakit ini mulai terdiagnosa. Entah apa nama penyakitnya, yang jelas tulang punggung gue memang ga seperti manusia normal pada umumnya. Dan untuk mencegah menjadi lebih parah di kemudian hari, Pak Dokter memberikan beberapa do and don’t sebagai berikut:

 

  1. Jangan banyak berolahraga yang bisa menambah beban pada punggung. Contoh olahraganya adalah: joging, sepakbola, bulutangkis, angkat beban, dsb.
  2. Perbanyak olahraga yang bersifat peregangan dan baik untuk sendi serta tulang. Contoh olahraganya adalah: renang, yoga, taichi, dsb.
  3. Jangan menambah lagi berat badan karena bisa membebani punggung.

 

No more sports? Umm, I revise. No more playful sports? And no more weight gain?

 

Begitulah. Gue yang baru mulai menggeluti dunia olahraga di satu-dua tahun terakhir ini, ternyata pada akhirnya memang tidak ditakdirkan untuk menjadi orang yang intens berolahraga. Well ga seutuhnya juga sih, toh masih bisa renang, yoga, taichi dan lain sebagainya. Memang, secara umum olahraga yang disebut di poin 1 terlihat lebih “kece” bagi para anak muda, dan olahraga di poin 2 seringnya kita lihat digeluti oleh mereka yang sudah mulai menua. Meskipun umur gue sudah ga muda lagi, tapi demi keberlangsungan hidup di masa depan nanti maka mau ga mau gue mulai harus meninggalkan dunia perolahragaan di poin 1 dan beralih menggeluti poin 2.

 

Kemudian, jangan menambah berat badan? Indeks masa tubuh gue memang termasuk normal, tapi bukan berarti gue berhenti untuk membuat badan ini lebih berisi. Tapi sekali lagi, takdir berkata bahwa pada akhirnya epitet “C-Kink” akan selalu melekat di diri ini. Ga ada lagi latihan angkat beban, tapi gue harap semoga badan ini bisa tetap bertahan dalam kondisi bugar hingga di masa depan.

 

Pada akhirnya, gue memang harus mulai meninggalkan hal-hal yang selama ini gue senangi dan gue geluti, untuk mulai beralih ke hal yang sama sekali belom pernah dijajaki. Setidaknya ini membuat gue lebih fokus bahwa dengan kondisi tubuh seperti ini, maka olahraga seperti apa yang harusnya serius untuk digeluti. Memang, kenyataan tidak seindah mimpi. Namun menyiksa diri jelas bukan solusi, karena yang terpenting adalah keberlangsungan hidup sampai hari tua nanti dan dengan tulus ikhlas apa adanya mencoba untuk mencintai diri sendiri.

 

Depok, 3 Maret 2019, 06:23

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s