Ojekzone (4): Cinta [Tidak] Harus Memiliki

Aku duduk terdiam di atas tempat tidur. Masih terlihat beberapa bekas perban di sekujur tubuhku. Aku baru saja keluar dari rumah sakit karena beberapa waktu lalu motor yang kukendarai mengalami kecelakaan ketika aku sedang dalam perjalanan pulang dari kantor.

 

Selama aku dirawat di rumah sakit, khususnya ketika kondisiku sudah mulai membaik dan seluruh anggota tubuhku mulai bisa berfungsi walaupun belum seperti sediakala, banyak orang datang menjengukku dan mengucapkan turut berduka atas kejadian yang menimpa. Mulai dari rekan kerja, rekan semasa kuliah, rekan sepermainan, maupun kerabat dan keluarga. Termasuk lelaki itu, lelaki yang telah merebutmu dariku. Dia juga datang menjengukku, tanpa dia tahu bahwa kehadirannya sama sekali tidak akan membuatku bersemangat apalagi menjadi lebih sehat.

 

Kamu, yang ketika itu duduk di jok belakang motorku, sejatinya juga bernasih serupa. Bahkan, aku dengar kondisi tubuhmu lebih parah. Tapi aku tidak tahu bagaimana kondisimu karena keluargamu lebih memilih untuk membawamu ke rumah sakit yang berbeda; rumah sakit yang lebih dekat dengan tempat tinggalmu di ujung rel kereta.

 

 

Aku hanya bisa tersenyum dan mengucapkan terima kasih ketika ada yang datang menjengukku. Mereka semua turut bersedih, merindukan kehadiranku kembali, dan berdoa semoga lekas sembuh. Banyak yang mengatakan bahwa aku beruntung masih diberi kehidupan, karena kondisi motorku di lokasi kejadian sangatlah mengenaskan. Bahkan awalnya para masyarakat yang mengantarku ke rumah sakit pun tidak yakin apakah setelah kecelakaan itu aku masih memiliki harapan untuk bertahan.

 

Nyataya, ya, aku selamat. Hari ini aku masih diberi kesempatan menghirup udara segar. Aku sudah pulang dari rumah sakit dan dalam beberapa hari ke depan sudah bisa beraktivitas kembali seperti biasa.

 

Tapi, apakah yang sebenarnya terjadi? Apakah kejadian itu memang murni kecelakaan?

 

Well… Kamu pernah dengar ungkapan bahwa “cinta  tidak harus memiliki” ? Kalau kamu mengamini ungkapan tersebut, oh please guys, kamu terlalu banyak menonton drama Korea! Kamu terlalu banyak menonton cerita di televisi yang isinya sampah semua!

 

Ungkapan “cinta tidak harus memiliki” adalah kebohongan terbesar yang pernah aku dengar di dalam hidupku ini. Bagiku, itu bullshit! Cinta itu haruslah memiliki! Kalau kamu tidak ingin memilikinya, itu jelas karena kamu tidak mencintainya dengan sepenuh hati!

 

Dan, itulah yang menjadi alasan kenapa malam itu motorku kecelakaan!

 

Kamu tahu, perempuan itu ternyata hanya menyambut cintaku sebatas perjalanan dari kantor menuju stasiun; hanya sebatas di atas jok motor saja. Karena cintanya lebih berpihak kepada si lelaki kampung, dan aku tidak tahu bagaimana sehingga si lelaki kampung itu akhirnya bisa memiliki dirinya.

 

Jujur, aku mencintaimu. Dan itu membuatku ingin memilikimu. Namun ternyata aku tidak bisa memilikimu, maka tidak boleh ada seorangpun yang bisa memilikmu. Tidak, tidak seorangpun! Termasuk lelaki itu, dia tidak berhak memilikimu!

 

Sehingga yang terjadi malam itu bukanlah sebuah kecelakaan, melainkan sebuah kesengajaan! Bukan truk itu yang menabrak motorku, tapi akulah yang menabrakkan motorku ke truk itu! Kamu tahu, biasanya penumpang mengalami cidera lebih parah dari pengemudi. Dan itulah yang aku harapkan! Semua aku lakukan demi satu tujuan: supaya tidak ada seorangpun yang bisa memilikimu!

 

Pada akhirnya, ternyata keinginanku tidak dikabulkan. Aku dan kamu masih sama-sama menjalani kehidupan, dan lelaki itu masih memilikimu sebagaimana seperti saat sebelum kecelakaan.

 

Mataku menerawang menatap langit-langit kamar. Aku berpikir apalagi yang harus kulakukan untuk membuatmu tidak mungkin dimiliki oleh lelaki itu maupun oleh lelaki manapun. Otakku mulai berputar, dan akhirnya aku bisa tersenyum: aku tahu apa yang harus kulakukan.

 

 

TAMAT

 

 

Depok, 29 Oktober 2016, 16:20

2 Comments Add yours

  1. Kok udah tamat kak. kan masih ada lanjutan untuk apa yang harus dilakukan?

    1. ckinknoazoro says:

      Hahaha iya sementara di-tamat-in dulu. Mungkin nanti lain waktu dlianjutin lagi ya.

      Btw thanks udah mampir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s