Cerpen Ramadhan – Hari 24 – Larasati Zahra Khumaira

cr24

Dari tadi aku merasa ada yang memegang-megang kepalaku. Aku tidak tau itu siapa, tapi hal ini cukup untuk membuatku terbangun dari tidur panjangku.

Tangan itu datang lagi. Tapi kali ini ia bisa menyentuh kepalaku lebih jauh. Dan kalau sebelumnya aku hanya merasakan ada 1 jari yang menyentuhku, sepertinya kali ini jumlahnya bertambah menjadi 2 jari.

Mungkin tangan itu hendak memanggilku. Aku tahu, biarpun aku merasa nyaman tinggal di tempatku sekarang, tapi aku sadar bahwa tempatku bukan disini. Tempat ini hanyalah persinggahanku sementara, pikirku dalam hati.

Tiba-tiba aku merasakan dorongan yang sangat kuat. Aku merasa ada yang mendorong pantatku untuk naik ke atas. Dorongan itu berhenti sejenak, kemudian muncul lagi. Kali ini lebih kuat dari sebelumnya. Aku tidak berdaya melawannya, aku hanya bisa mengikutinya saja.

Dorongan ini muncul lagi. Dan tiba-tiba aku melihat ada secercah cahaya muncul dari balik kepalaku. Dorongan berikutnya, cahaya itu semakin terang. Ada tangan yang kembali memegang kepalaku. Dan d dorongan selanjutnya, aku benar-benar dapat melihat seluruh cahaya itu, beserta segenggam tangan yang memegang kepalaku.

Tubuhku terangkat ke atas. Aku melihat seorang perempuan sedang terbaring di atas tempat tidur. Wajahnya berpeluh keringat, seakan-akan ia kelelahan. Tapi di bibirnya tersungging senyuman manis. Sangat manis. Mungkin senyuman manis yang pernah aku lihat sepanjang hidupku.

Di sebelahnya ada seorang lelaki. Ia tidak berpeluh keringat, tapi di matanya mengalir beberapa bulir air mata. Mulutnya tertawa hingga ia menampakkan gigi-giginya.

Tubuhku jatuh ke dalam pelukan perempuan itu. Aku merasakan kehangatan yang luar biasa. Selanjutnya aku melihat lelaki tadi mendekat ke wajahku. Di telinga kananku, ia mengucapkan kalimat-kalimat yang aku mengenalnya sebagai seruan adzan. Selanjutnya dia beralih ke telinga kiriku dan mengucapkan kalimat yang aku kenal sebagai seruan iqamah.

Kini baru aku menyadari, ternyata inilah dunia. Dan perempuan serta lelaki tadi, ternyata mereka adalah orangtuaku. Selamat datang, dunia! Selamat datang, Larasati Zahra Khumaira!

Depok, 29 Juni 2016, 18:02

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s