CerpenRamadhan – Hari 21 – Di Ujung Trotoar #3

cr21

 

Malam ini malam yang menyenangkan. Aku baru saja bertemu dengan teman-temanku dari salah satu Komunitas Pendidikan untuk menikmati temu kangen dan makan malam bersama. Setelah sekian lama tak jumpa, sejuta cerita diiringi gelak tawa bercampur aduk dengan perasaan bahagia.

 

Ditambah lagi, kini aku sedang duduk manis di mobil yang disetiri oleh Wardhana, lelaki yang diam-diam kukagumi. Aku tak tahu apakah dia merasakan apa yang aku rasa, tapi fakta bahwa saat ini dia ada di sini bersamaku, bukan dengan orang lain, seakan menjadi jawaban bahwa sesungguhnya dia pun merasakan apa yang aku rasa.

 

Mobil melaju menembus keramaian ibukota. Wardhana bersedia untuk mengantarku pulang. Tentu saja, aku sangat menikmati saat-saat seperti ini: saat-saat dimana aku dan Wardhana bisa saling berbagi cerita hanya berdua saja.

 

“Jadi, Sasha targetnya di umur berapa mau nikah?”

 

Pertanyaan Wardhana mengagetkanku. Aku tidak dapat menjawabnya. Aku hanya dapat menatap wajahnya dengan senyuman manis yang terukir di bibirnya.

 

Sejenak aku membisu. Aku tidak tahu, jawaban apa yang dapat aku berikan ketika aku ditanya tentang pernikahan oleh seseorang yang aku harap aku bisa menikah dengannya! Tapi kebisuan ini tidak berlangsung lama. Sekejap aku berteriak, melihat mobil yang aku tumpangi melaju kencang ke arah seorang perempuan yang sedang menyebrang jalan.

 

Depok, 26 Juni 2016, 13:38

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s