CerpenRamadhan – Hari 2 – Pilihan

  “Nia bisakah kita bertemu selepas tarawih sebelum witir, di dekat masjid?”   Sebaris pesan dari Mugi mengagetkan lamunanku. Padahal aku sedang memandangi Instagram Misan, lelaki yang katanya sedang mencoba mendekatiku. Meskipun setangkai bunga dari Mada masih teronggok harum di sudut kamarku.   Mugi. Lelaki yang hobi fotografi ini memang unik. Dia tidak mudah dicari,…

CerpenRamadhan – Hari 1 – Yusuf

  Sebut saja dia bernama Yusuf, seorang lelaki paruh baya. Meskipun berprofesi sebagai seorang engineer, Yusuf tidak dapat mengingkari suara hatinya yang gemar menulis. Sedari kecil, ribuan tulisan telah dia hasilkan: entah itu sekedar coretan di dinding, kebetan untuk mencontek di kelas, kegalauan di buku harian, maupun lantunan puisi untuk sang pujaan hati.   Kalau…