IntisariBuku: Self Driving – Rhenald Kasali

Self Driving

Self Driving

Keterangan buku:

 

Penulis                 : Rhenald Kasali

Judul                     : Self Driving

Penerbit              : Mizan

Tahun terbit       : 2014

Tebal                     : 270 halaman

 

“Menjadi driver atau passenger?”

 

Kalimat tersebut menjadi tagline pada buku Self Driving karangan Rhenald Kasali ini. Sama seperti buku-buku beliau lainnya, buku ini berkisar seputar perubahan, keluar dari zona nyaman dan bergerak untuk meraih keberhasilan yang lebih tinggi. Dalam buku ini Rhenald Kasali menggunakan analogi driver (pengemudi) dan passenger (penumpang) sebagai sebuah pilihan dan sikap hidup.

 

Menjalani kehidupan ini sendiri berarti bertarung menghadapi tantangan dan perubahan, seperti seorang pengendara yang tak bebas risiko: kadang ia tergores atau berbenturan dengan kendaraan lain. Dan kalau kecelakaan dialah yang diadili, bukan penumpangnya. Sebaliknya, penumpang boleh mengantuk, tertidur, terdiam, tak perlu tahu arah jalan, bahkan tak perlu merawat kendaraan sama sekali. Dalam menjalani kehidupan ini setiap manusia telah dipinjamkan “kendaraan” oleh Tuhan, yang kita namakan sebagai self (diri), yaitu yourself. “Kendaraan” itulah yang akan mengantarkan setiap manusia menuju impian-impiannya. Semua “kendaraan” baru akan menunjukkan keperkasaannya di tangan pengemudinya: apakah ia dipelihara dengan prinsip seorang driver atau di tangan seorang passenger.

 

Driver adalah sebuah sikap hidup yang membedakan dirinya dengan passenger. Kita tinggal memilih: ingin duduk manis menjadi penumpang di belakang atau mengambil risiko sebagai driver di depan? Di belakang, kita boleh duduk sambil makan-makan, bercanda, bahkan tidur. Juga tidak perlu tahu jalan, tak perlu memikirkan keadaan lalu lintas, dan tak perlu merawat kendaraan. Sebaliknya, seorang driver di depan harus menentukan arah, membawa penumpang-penumpangnya ke tempat tujuan dan mengambil risiko.

 

Disebutkan di dalam buku ini bahwa berdasarkan survey yang telah dilakukan, orang-orang yang bermental passenger memiliki kecenderungan untuk:

  • Kurang kemandirian, cepat menyerah
  • Dikendalikan oleh kehdupan “rutin”, menjadi autopilot
  • Mudah mengeluh dan bersungut-sungut sepanjang “perjalanan” hidup
  • Tidak tahu alternatif jalan keluar
  • Mudah frustasi ketika suatu keadaan berubah tiba-tiba
  • Kurang berhasil dalam karier dan usaha
  • Menjadi boros meski tujuannya berhemat

 

Sementara sebaliknya, untuk menjadi seorang driver maka harus memiliki prinsip-prinsip sebagai berikut:

  • Inisiatif: bekerja tanpa ada yang menyuruh. Berani mengambil langkah berisiko, responsif dan cepat membaca gejala.
  • Melayani: orang yang berpikir tentang orang lain, mampu mendengar, mau memahami, peduli dan berempati.
  • Navigasi: memiliki keterampilan membawa gerbong ke tujuan, tahu arah, mampu mengarahkan, memberi semangat dan menyatukan tindakan. Memelihara “kendaraan” untuk mencapai tujuan.
  • Tanggung jawab: tidak menyalahkan orang lain, tidak berbelit-belit atau menutupi kesalahan sendiri.

 

Dengan sikap hidup untuk menjadi driver sebagaimana dijabarkan dalam buku ini, maka pada akhirnya kesemuanya akan mengarahkan sebuah bangsa menjadi bangsa yang hebat, a driver nation. Driver nation sendiri hanya bisa dihasilkan oleh pribadi-pribadi yang disebut driver, yang menyadari bahwa ia adalah mandataris kehidupan. Sehingga ada 3 hal yang harus dilakukan, yaitu men-drive diri sendiri (drive yourself), men-drive orang lain (drive your people), dan men-drive bangsa (drive your nation).

 

“Sesuatu yang ada pada dirimu itulah kendaraanmu. Ia telah mejelma menjadi kekuatan mencipta, berkarya, breprestasi atau berkreasi.”

 

Jakarta, 1 April 2016, 14:48

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s