Hmmmmpppppphhhh

Bismillahirrahmanirrahim

Aku baru saja membaca sebuah blog yang beralamat di www.beritamuslim.wordpress.com . Sebelom baca tulisan ini, sebaiknya silahkan baca dulu blog tersebut.

Lagi lagi dan lagi. Selalu saja ada pihak yang tidak senang dan mendiskreditkan umat Islam. Dunia ini memang sangat luas. 6 milyar lebih manusia tinggal di dalamnya. Lintas benua, lintas geografis, lintas budaya dan lintas samudera.

Tidak bisa dipungkiri bahwa perbedaan itu akan selalu ada. Perbedaan tampilan fisik, perbedaan pola pikir, perbedaan gaya hidup ataupun perbedaan kepribadian diri. Dan perbedaan adalah sesuatu yang mutlak ada.

Namun bukan berarti perbedaan itu menjadi alasan untuk saling menjelek-jelekkan. Biarkanlah perbedaan ini berjalan demikian adanya. Karena setiap manusia memiliki pilihan dalam hidupnya masing-masing. Dan yang lebih penting, setiap manusia HARUS MEMPERTANGGUNG JAWABKAN apa yang telah dipilihnya.

Adalah sebuah pilihan, jika si admin blog tersebut memilih untuk menghiasi blognya dengan tulisan-tulisan yang isinya mengina umat Islam melalui sudut pandangnya sendiri. Adalah sebuah pilihan, jika dia memilih untuk menghina 2 pokok penting dalam syahadat umat Islam, yaitu ke-esa-an Allah swt dan ke-rasul-an Muhammad saw. Namun yang juga harus disadari adalah, jangan pernah lupa bahwa dia, si penulis blog itu, juga harus MEMPERTANGGUNG JAWABKAN apa-apa yang telah menjadi pilihannya itu. Kalaupun dia tidak mampu mempertanggung jawabkannya di dunia, ya silahkan bertanggung jawab di akhirat nanti.

Penulis blog tersebut, sama seperti manusia lainnya, juga memiliki akal, pikiran, hati, perasaan dan tentu saja: nafsu. Dan sekali lagi, adalah sebuah pilihan jika penulis blog tersebut akan membawa akal, pikiran, hati, perasaan dan nafsunya ke arah mana. Intinya tetap sama: beranikah dia MEMPERTANGGUNG JAWABKAN apa-apa yang telah dia lakukan?

Tulisan-tulisan di blog tersebut, untuk sebagian orang, memang mampu memancing emosi. Untuk sebagian yang lain, tulisan tersebut dapat semakin meningkatkan kecintaan terhadap Islam, terhadap Allah Al-Kabir, dan terhadap Muhammad Rasulullah saw. Sementara sebagian yang lain, membaca tulisan tersebut akan membuat berpikir dan mengevaluasi bahwa ternyata beginilah keadaan umat Islam saat ini: tertinggal dalam teknologi dan lebih sering ribut dengan saudara sendiri. Dan, sisanya akan menyadari bahwa sampai kapanpun, kita tidak akan pernah membuat every single person di muka bumi ini setuju dengan apa yang kita lakukan. Rasulullah saw selaku manusia terbaik di muka bumi pun mendapat tentangan dari kaum kafir Quraisy.

Adalah kewajiban kita untuk terusik setelah membaca blog tersebut, sebagai bukti bahwa masih ada syahadat di hati kita. Hendaklah kita mendebatnya dengan cara yang baik dan santun. Dengan ilmu. Karena seringkali aku menemukan saudara-saudara kita yang terpancing emosinya, tanpa sadar mengucapkan kata-kata yang tidak semestinya, semisal:

“Penulisnya a****g!”

“Emak lo pasti p****k murahan!”

Dan sebagainya, dan sebagainya, yang seringkali aku temukan di forum-forum layar komputer yang membahas tentang sesuatu yang mendiskreditkan umat Islam.

Iya, adalah kewajiban kita untuk membela diri ketika Allah swt dan Rasulullah saw kita dihina. Tapi, bukan berarti hal tersebut melegalkan kita untuk mengucap kata-kata yang tidak semestinya seperti contoh tersebut diatas, bahkan menujukannya kepada orang tertentu. Debatlah materinya, debatlah apa yang dia tulis, tanpa perlu menghina dirinya dan keluarganya.

Islam adalah rahmatan lil alamin. Buktikanlah hal tersebut dalam setiap hembusan nafas kita. Kalau kita dihina, cukuplah membela dan menahan diri untuk tidak balas menghina. Debatlah apa yang mereka hinakan kepada kita. Dengan ilmu dan dengan etika.

Dakwah, tetap harus dilakukan. Kepada keluarga kita, kepada tetangga kita, kepada teman kita, bahkan kepada penulis blog itu sendiri. Dalam berdakwah, kita tidak perlu menjelek-jelekkan pihak lain. Yang perlu kita lakukan hanyalah menunjukkan kebenaran dalam dakwah yang kita jalankan. Tebarkan hal-hal yang positif. Buktikan kebenaran dalam ajaran Islam, bahwa Al-Quran adalah kalamullah, bahwa Muhammad saw adalah Rasulullah.

Dan yang lebih penting, sebagian besar orang hanya merasa emosi ketika melihat Tuhannya dan Rasulnya dihina, tetapi tidak melakukan perubahan dan perbaikan untuk membuktikan kepada para penghina bahwa tuduhan mereka adalah salah.

Tulisan ini tidak bertujuan untuk membela penulis blog tersebut, karena aku sendiri sampai akhir zaman akan selalu percaya bahwa agama Islam adalah agama kebenaran, bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Dan aku sendiri pun mengakui bahwa apa yang dilakukan oleh penulis tersebut adalah suatu “kesombongan” dari seorang manusia yang merasa mengetahui apa-apa yang sebenarnya tidak dia ketahui.

Tulisan ini sebagai sebuah refleksi bagi kita semua, umat Islam, ketika kita menghadapi bagaimana agama kita, Tuhan kita dan Rasul kita dihina dengan begitu jelasnya oleh mereka yang tidak senang kepada kita. Debatlah mereka dengan ilmu dan etika. Dengan dakwah. Dan buktikan pada mereka dengan amal perbuatan bahwa apa yang mereka tuduhkan adalah salah.

Namun jangan lupa, pada akhirnya, hanyalah Allah Yang Maha Berkehendak, Allah Yang Maha Membolak-balikkan hati, Allah Yang Maha Mengetahui, Allah Yang Maha Adil dan Maha Bijaksana. Kalaupun ternyata mereka masih tetap pada pilihannya untuk menghina Allah swt dan Rasul-Nya, maka silahkan mereka MEMPERTANGGUNG JAWABKAN pilihan mereka tersebut di akhirat nanti. Berani?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s