LPJmenkoEksternal

(BUKAN)

Laporan Pertanggung Jawaban

Menteri Koordinator lini eksternal

BEM KMFT UGM

Audzubillaahiminassyaithonnirrajiim…

Bismillahirrahmaanirrahiim…

“Ehem ehem… Tes tes… Uhuk uhuk…”

“Oke, semua siap? Audio siap? Pencahayaan siap?”

“Siiiaaaaaaappp…!!!”

“Kita mulai sekarang. Tiga… Dua… Satu… Kamera rolling, action!”

            “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh”

Introduction alias Mukaddimah alias Pendahuluan

Alhamdulillahirabbilalamiin… Wahai seluruh manusia dimanapun kalian berada, entah itu di depan komputer, di atas kasur, di balik bantal, di atas toilet ataupun di pojokan tempat sampah, segala puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam, hari ini aku atas nama C-Kink Cute masih diberikan kesempatan dan rezeki untuk menulis Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) ini. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita semua, Muhammad Rasulullah saw, sebaik-baik manusia yang pernah terlahir di muka bumi.

Semua manusia tau bahwa bula terakhir dalam 1 tahun adalah bulan Desember, kecuali mereka yang tidak tau. Semua orang juga mengerti bahwa di bulan Desember LPJ harus dikumpulkan, kecuali mereka yang tidak mengerti.  Dan semua anak juga tau kalo C-Kink itu imutnya Subhanallah, kecuali yang tidak mau ngaku.

Jadi disini, di akhir kepengurusan kabinet BEM KMFT UGM periode 2009, izinkanlah aku yang imut manis lucu kurus kering begeng kerempeng serta cacingan ini untuk menuliskan sebuah LPJ terkait kepengurusanku selama 1 tahun menjabat sebagai Menteri Koordinator Lini Eksternal (Menko Eksternal) BEM KMFT UGM.

Idealita

Kepengurusan BEM KMFT UGM periode ini tidak menyertakan posisi “Sekretaris Jenderal” dalam kabinetnya, melainkan diisi oleh 2 pos yang bernama “Menko Internal” dan “Menko Eksternal”. Menko Internal diamanahi oleh Fauzi Muharram alias Fauzi Cabul, Calon Bupati Bantul. Membawahi 4 Departemen yaitu TD, Advokasi, OASE dan Medpro. Sementara Menko Eksternal membawahi 3 Departemen yaitu Kastrat, Sosmas dan Humas. Menko Internal dapat diibaratkan sebagai tangan kanannya Ketua BEM, sedangkan Menko Eksternal bukan sebagai tangan kirinya, melainkan sebagai ujung-kuku-jempol-kaki-kirinya Ketua BEM.

Sekarang, mari kita bahas dengan lebih detail lagi, apa saja tugas dan fungsi Menko Eksternal yag imut ini.

  1. 1.      Baca = satu

 

Secara umum, Menko berfungsi sebagai perpanjangan tangan, eh, perpanjangan kuku jempol kaki Ketua BEM di dalam melaksanakan visi misinya. Ada 6 misi dari Ketua BEM periode ini yang diamanahi oleh Dede Miftahul Anwar, mahasiswa asal kota Tasikmalaya yang tidak bisa mengucakan huruf “f”.

“Eeeeeh, kata siapa orang Tasik nggak bisa ngomong hurup ‘f’? Pitnah itu mah… Pitnah!”

 

Kita kembali lagi ke studio. Jadi, pisi misi, eh visi misi Ketua BEM periode ini adalah”

VISI

 

Mewujudkan fakultas teknik yang INTEGRAL,bergerak bersama secara sinergi agar mampu berkontribusi nyata untuk kemajuan bangsa Indonesia

MISI

 

  1. Membuat sistem kaderisasi yang optimal melahirkan pemimpin bangsa.
  2. Menciptakan kultur disiplin, produktif, ilmiyah (“membaca,riset,diskusi,menulis,aksi”), dan tangguh agar mampu berkontribusi secara nyata bagi perbaikan bangsa indonesia.
  3. Penerapan organisasi yang efisien, tatalaksana yang efektif dan terpadu dengan prinsip kepemerintahan yang baik (good govermance), yang didukung oleh penelitian, pengembangan dan pengelolaan informasi yang efektif.
  4. Pengokohan jaringan dan keterlibatan seluruh masyarakat teknik dalam setiap program maupun kebijakan agar terwujudnya sinergitas kerja menuju ternik yang INTEGRAL.
  5. Mandiri dalam finansial, tepat dalam alokasi, profesional dalam pengelolaan.
  6. Memimpin dengan melayani dan memaksimalkan advokasi.

 

Dari 6 misi tersebut, poin 2 dan 4 diampu oleh Menko Eksternal untuk selanjutnya akan dieksekusi di lapangan oleh Departemen-Departemen yang berada di Lini Eksternal, yaitu Kastrat, Sosmas dan Humas.

  1. 2.      Baca = dua

 

Menko memiliki fungsi sebagai perwakilan Ketua BEM jika beliau sedang berhalangan (baca: datang bulan). Serta sebagai asisten dan tempat curhat Ketua BEM jika beliau ingin mengeluarkan suatu kebijakan atau menghadapi situasi-situasi tertentu.

  1. 3.      Baca = tiga

 

Sejatinya, fungsi pokok dari Menko adalah seperti tersebut dalam 2 poin di atas. Namun seiring dengan berjalannya waktu dan seiring dengan memutihnya rambut, dalam pelaksanaannya muncul amanah-amanah baru lainnya yang muncul belakangan. Hal ini terjadi karena pada situasi tertentu, Menko perlu turun tangan langsung untuk menghandle hal-hal yang mungkin belum sempat terampu di Departemen. Beberapa hal tersebut diantaranya adalah:

  1. Koordinator PaLeLu (Pasukan Peduli Pemilu)

 

Bagi bangsa Indonesia, tahun 2009 ini dapat dikatakan tahun yang istimewa. Bukan karena Jenson Button menjadi juara dunia F1. Bukan karena film KCB, Ketika C-Kink Bertasbih meledak di pasaran. Melainkan karena pada tahun ini dihelat pesta demokrasi nasional yang hanya diadakan setiap 5 tahun sekali. Apa itu? Iya, apalagi kalau bukan Dia-Yang-Namanya-Tak-Boleh-Disebut: Pemilihan Umum!

Untuk mendukung suksesnya pemilu, khususnya dari kesadaran para pemilih, maka BEM KMFT UGM memiliki fungsi untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat Teknik terkait pemilu itu sendiri. Atas dasar itulah, Menko Eksterna diamanahi job untuk membentuk sebuah tim yang bertugas mensosialisasikan pemilu. Tim yang pada akhirnya diberi nama “PaLeLu” (Pasukan Peduli Pemilu) ini memiliki posko sebagai tempat bertanya, media2 publikasi sebagai sarana sosialisasi dan contoh surat suara sebagai sarana simulasi.

  1. Koordinator Tim Filantropi

 

Setiap saat, bencana bisa datang kapan saja dan dimana saja kepada siapa saja. Seringkali, banyaknya korban dalam suatu bencana bukan karena dampak langsung dari bencana tersebut, melainkan akibat terlambatnya pertolongan yang diberikan. Karena itulah, sekali lagi Menko Eksternal bersama dengan Menko Internal diberi amanah untuk membentuk Tim Publikasi-Filantropi serta membentuk sistem yang lebih efektif dan efisien.

Tim ini awalnya terdiri dari angkatan 2008 saja. Namun setelah beberapa waktu, kemudian dibentuk juga tim publikasi 2 yang terdiri dari angkatan 2009. Secara umum fungsi tim ini adalah bergerak sampai ke level kelas-kelas di setiap Jurusan dan masing-masing angkatan, untuk mempublikasikan kegiatan-kegiatan BEM atau selalu siap sedia melakukan pengumpulan dana filantropi untuk bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

  1. 4.      Baca = empat

 

Selain fungsi dan tugas diatas, secara pribadi Menko Eksternal juga diamanahi untuk menjadi pembicara atau pemberi materi dalam acara-acara tertentu.

Kira-kira seperti itulah gambaran kasar dari apa siapa mengapa dan bagaimana Menko Eksternal itu. Setelah kita membaca idealita, mari kini saatnya kita masuk ke bagian realita… Mari siapkan fisik dan mental kita semua…

Tarik nafas dalam-dalam…

(hhhhmmmmmppppphhhh…)

 

Lalu buang anginnya dari belakang…’

(Duuuuuuuuutttt… Prettt… Prettt…)

 

Astagfirullah… Bauuuu!!!

Realita

Realita, terdiri dari 2 unsur kata, yaitu Rea dan Lita. Rea dan Lita adalah sepasang sahabat baik. Mereka berteman sejak kecil. Hari ini, mereka berdua… Stop stop stop!!! Kok nggak nyambung?

Kita kembali lagi ke jalan yang lurus. Kalau kata Mbahh Encarta, makna dari kata Realita adalah sebagai berikut ini:

1. real existence: actual being or existence, as opposed to an imaginary, idealized, or false nature
2. all that exists or happens: everything that actually does or could exist or happen in real life
3. something that exists or happens: something that has real existence and must be dealt with in real life

  • a vision that ignores the realities of the business world
4. type of existence: an existence or universe, either connected with or independent from other kinds

  • fantastic notions of alternative realities

Microsoft® Encarta® 2007. © 1993-2006 Microsoft Corporation. All rights reserved.

 

 

Nah lho kok pake Bahasa Inggris? Ayo silahkan diterjemahin sendiri yaaa…

Tanpa banyak cing-cong lagi, berikut ini kira-kira realita dari apa yang terjadi selama 1 tahun kepengurusan.

  1. 1.      Baca = satu

 

Fungsi sebagai perpanjangan tangan dari Ketua BEM, silahkan kalian sendiri yang menilainya, apakah hal tersebut berjalan dengan baik ataukah sebaliknya. Namun bila dilihat di akhir periode secara keseluruhan, dapat dikatakan misi-misi yang diampu oleh Lini Eksternal, telah cukup terlaksana, meskipun sejatinya masih banyak hal-hal yang bisa dioptimalkan lebih jauh lagi dari apa yang sudah ada hari ini.

Kastrat telah menjalankan fungsinya untuk mencerdaskan masyarakat Teknik, terlihat dari intensitas diskusi dan kajian yang rutin hampir seminggu sekali. Serta terbitnya buletin Kastrat dan beberapa acara besar yang diadakan oleh Kastrat.

Begitupun dengan Sosmas dan Humas. Sosmas yang memang lebih difokuskan untuk pemberdayaan di luar lingkungan Fakultas Teknik, rutin melanjutkan pengajaran dan pendidikan di panti asuhan serta telah membuka satu desa binaan baru di dusun Ngampon, Bantul.

Sementara Humas yang baru mengawali karirnya di periode ini, merupaka garda terdepan BEM KMFT dalam menjalin dan membina silaturrahim dengan instansi atau individu di luar lingkungan BEM KMFT. Plus telah membuka jalan bagi masyarakat Teknik untuk melanjutkan studi di luar negeri, khususnya Jepang dan Inggris melalui acara bincang-bincang beasiswa.

Namun secara umum, hal tersebut dapat dikatakan terlaksana bukan karena arahan dari Menko Eksternal sendiri, melainkan karena setiap Departemen telah sadar akan fungsi dan tugasnya masing-masing, serta memiliki improvisasi dan inovasi tinggi dalam pelaksanaannya di lapangan.

  1. 2.      Baca = dua

 

Fungsi ini terlihat lebih menonjol di banding fungsi yang pertama. Ketua BEM seringkali berdiskusi terlebih dahulu dengan kedua Menteri Imutnya terkait suatu masalah tertentu. Begitupun dari Departemen, khususnya PSDM, seringkali meminta saran dari para Menko mengenai hal-hal yang berkaitan denga BEM itu sendiri.

Sementara untuk perwakilan Ketua BEM di lingkungan luar Teknik mungkin kurang dapat terampu, kecuali kegiatan-kegiatan yang memang mengundang atas nama Sekjen atau perwakilannya. Hal ini terjadi karena undangan memang hanya ditujukan untuk Ketua BEM itu sendiri.

  1. 3.      Baca = tiga

 

PaLeLu (Pasukan Peduli Pemilu)

PaLeLu merupakan sebuah kepanitiaan dadakan yang dibentuk hanya 2 minggu sebelum pemilu dilaksanakan, serta bertabrakan dengan UTS (Ujian Tidak Serius) semester genap. Dalam pelaksanaannya, media-media publikasi pemilu memang telah tersebar secara merata, baik itu yang diperoleh dari KPU maupun yang dibuat sendiri. Begitupun dengan posko yang standby di KPTU. Namun sendainya parameter keberhasilan ditentukan dari persentase jumlah pemilih, maka hal itu sulit diukur karena sebagian besar mahasiswa Teknik harus pulang ke kampung halamannya, dan sebagian yang lain gagal memilih karena dipersulit oleh birokrasi surat mutasi.

Tim Filantropi

Tim Publikasi-Filantropi mulai dibentuk pada awal Oktober 2009, untuk menindaklanjuti keterlambatan tim filantropi Sosmas yang kurang cepat bergerak dalam menanggapi gempa Tasikmalaya, serta menindaklanjuti kekurangan tenaga Medpro dalam mempublikasikan kegiatan-kegiatan BEM.

Secara umum, tim publikasi sampai detik ini cukup baik dalam menjalankan tugasnya. Yang mereka lakukan adalah mengambil media publikasi (poster, leaflet, brosur dll) yang sudah disiapkan di loker Menko untuk selanjutnya diputar dan disebar di kelas-kelas. Sedangkan tim filantropi yang orang-orangnya sama dengan tim publikasi, sejak awal dibentuknya Alhamdulillah baru bekerja 1 kali, yaitu ketika terjadi gempa di Sumatera Barat dan dapat dikatakan cukup berhasil menggalang dana dari masyarakat Teknik.

  1. 4.      Baca = empat

 

Fungsi yang keempat ini, yaitu sebagai pengisi materi atau pembicara dalam diskusi, merupakan salah satu konsekuensi yang harus ditanggung dan sebaiknya tidak ditolak. Hal ini karena kedua Menko merupakan sesepuh yang di-tua-kan dalam BEM periode kali ini.

Dengan pengalaman Fauzi 2.5 tahun di BEM dimana 1.5 tahunnya dihabiskan sebagai Kadep TD dan pengalamanku selama 1.5 tahun di EM dengan 0.5 tahun sebagai Kadep Kastrat, kami berdua dianggap “lebih berpengalaman” untuk berbagi ilmu dengan rekan-rekan 2007, 2008 dan 2009. Sehingga kapanpun anak-anak BEM meminta kesempatan untuk diskusi, kami harus siap sedia mengapresiasikannya.

Beberapa acara yang aku diminta untuk mengisi, diantaranya adalah:

–          Diskusi Sekolah Kaderisasi Limited Edition

–          Sekolah Kaderisasi Limited Edition: Life Planning

–          Kunjungan Akademi Teknologi Kulit: Struktur Organisasi

–          Sekolah Kaderisasi 2009: Moderator Diskusi

–          Sekolah Kaderisasi 2009: Etika Organisasi

–          Diskusi Sekolah Kaderisasi 2009

–          Kunjungan Universiti Teknologi Malaysia

–          Dll

Naaaaaah itu dia… Udah ya, bacanya jangan lama-lama. Langsung lanjut aja ke bagian selanjutnya.

Evaluasi

Secara umum, tidak ada yang salah dengan posisi Menko. Mengapa? Karena pada kenyataannya, sehebat dan seeksis apapun seorang Ketua BEM, beliau tetaplah sama-sama terlahir dari rahim seorang ibu (kecuali yang nggak lahir melainkan hadiah dari Chiki Balls) yang tentunya butuh bantuan dari sesamanya. Seorang Presiden Indonesia pun memerlukan juru bicara, menteri-menteri dan staf khusus dalam pelaksanaan kesehariannya.

Begitupun dengan fungsi Menko itu sendiri. Menko tidak hanya sebagai perpanjangan tangan dari Ketua BEM semata, tetapi lebih dari itu. Beberapa fungsi Menko lainnya diantaranya adalah:

  1. Sebagai juru bicara Ketua BEM

 

Karena pengangkatan Menko adalah hak Ketua BEM, maka Menko memiliki fungsi untuk mengadopsi visi misi Ketua BEM terpilih untuk selanjutnya menjelaskan kepada masyarakat Teknik tentang visi misi dan langkah kerja BEM pada periode tersebut.

  1. Sebagai perwakilan Ketua BEM

 

Ketua BEM seringkali diminta untuk hadir di suatu acara, entah sebagai undangan atau untuk membuka suatu acara. Disini Menko memiliki fungsi untuk mewakili Ketua BEM jika ternyata beliau sedang berhalangan (baca: datang bulan), entah itu karena sedang tidak ada di tempat atau karena pada saat yag bersamaan juga harus hadir di acara lain.

  1. Sebagai tempat diskusi Ketua BEM

 

Seorang pemimpin dituntut untuk mengeluarkan kebijakan yang efektif efisien dan tepat guna. Terlebih dalam kehidupan hari ini yang menjunjung demokrasi. Untuk itu dalam menghadapi kasus-kasus tertentu, Menko memiliki fungsi sebagai tempat diskusi Ketua BEM sebelum mengeluarkan kebijakan atau dalam menghadapi situasi-situasi tertentu.

  1. Sebagai tempat bertanya anak-anak BEM

 

Karena Menko hari ini termasuk golongan orang-orang yang “dituakan”, maka Menko juga memiliki fungsi untuk berbagi pengalaman dan ilmunya kepada anak-anak BEM yang ingin mengeksploitasi ilmu-ilmu para Menko lebih dalam lagi.

  1. Sebagai tempat membeli pulsa dan makanan ringan. Ups…

 

Hmmmm… Kalau yang ini sih fungsi pribadi. Jadi, dimanapun kalian berada, kapanpun kalian butuh pulsa, tinggal hubungi C-Kink Cute Cell segera! Dan jangan lupa untuk selalu mewarnai lidah kalian dengan makanan-makanan dari warung C-Kink Cute Cookies! Betul betul betul?

Ucapan Matur Nuwun

“Pernah ada… Rasa cinta…

Antara kita… Kini tinggal kenangan…”

Itu tadi sebait lagu dari Gaby berjudul “Tinggal Kenangan” yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan LPJ ini. Tapi karena nanggung, nyanyinya kita lanjutin lagi deh, reffnya aja…

“Jauh kau pergi meninggalkan diriku… Disini aku merindukan dirimu…

Ingin kucoba mencari penggantimu… Namun tak lagi yang seperti dirimu oh kekasih…”

Oke, cukup. Kita kembali lagi ke laptop.

Setelah menjalani 1 tahun sebagai Menko Eksternal, kini izinkanlah aku yang imutnya Subhanallah ini untuk menuliskan ucapan terima kasih kepada semua makhluk yang telah menemaniku menjalani kehidupan di BEM KMFT UGM. Dengan ini, C-Kink Cute mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada:

–          Allah swt. Yang Maha Pengasih, Maha Memberi, Maha Menguasai Segala Kerajaan dan Maha Memiliki Kebesaran serta Kemuliaan. Tiada Tuhan selain Engkau Ya Allah, yang atas kehendak-Mu lah aku telah dipertemukan dengan semua ciptaan-Mu dalam hari-hari kudi  BEM KMFT UGM ini.

–          Muhammad Rasulullah saw, sebaik-baik manusia yang pernah terlahir di muka bumi. Semoga aku dapat berjumpa denganmu suatu hari nanti.

–          Pudji Indrawati dan Astoto Slamet yang telah membimbing dan merawat anak laki-lakinya hingga menjadi besar seperti ini dan telah menurunkan gen yang berkualitas, Insya Allah.

–          MyLovelySolBro, Toyota Soluna B 1283 UW, teman seperjuangan yang tidak pernah mengeluh menemani setiap langkahku di bumi Ngayogyakarta Hadiningrat.

–          Laptop Hewlett Packard entah seri berapa yang hari ini sempet koma selama beberapa minggu. Terima kasih telah bersedia dieksploitasi selama 3.5 tahun terakhir.

–          Buku Pesan BEM KMFT UGM yang hari ini telah menghilang entah kemana! Ayo ngaku, siapa yang ngumpetin?

–          Dede Miftahul Anwar selaku Ketua Badan Eksekutip (pake “p”) Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Pakultas (pake “p”) Teknik periode 2009 yang telah mengajakku bersama-sama membangun lembaga ini sampai ke titik darah penghabisan. Nikmat sampai tetes terakhir…

–          Fauzi Muharram alias Fauzi Cabul alias Fauzi Ingah-Ingih, calon Bupati Bantul dunia-akhirat selaku rekan duet yang saling tik-tok untuk mengisi kekosongan masing-masing. Sampai kapanpun Insya Allah Depok dan Bojonegoro akan selalu lebih berjaya dibandingkan Bantul, serta Persikad dan Persibo akan menjadi juara ligina mengalahkan Persiba. Huohohoho…

–          Martyas Listyaningrum selaku vokalis gratisan yang setia menemani aku dan gitarku naik ke atas panggung. Insya Allah suaramu akan bermanfaat di bidang industri, khususnya untuk mengusir serangga dan hama penggangu tanaman atau membersihkan dapur dari tikus, kecoak dan sejenis Tyaz-Tyaz lainnya.

–          Rindi Fidriantika yang tanpa ragu seringkali meminta saran masukan dan nasihat dari sesepuhnya yang sudah tua dan bau tanah ini. Mohon maaf sebesar-besarnya jika lahan penjualan pulsa kini telah ikut aku geluti. Uhehehehe…

–          Gunawan Saputro, Pakdhe dari ujung Sragen yang jago nyinden dan bersahaja. Walaupun setelah ini aku telah tiada, tapi warung C2C akan selalu berjaya, Insya Allah.

–          Dwi Ulfa Nur Izzati selau Sekretaris Eksekutif yang sebenar-benarnya, yang seringkali dieksploitasi oleh Tyaz dalam menjalankan tugasnya.

–          Penalar Arif Budiman, arek paling juuuaaaaan*tiiiiiiiiiit*cuk sak Indonesia. Tampang mirip Afgan, tapi perut mirip buntelan. Jangan lupa untuk sering2 beli pulsa di C2C aja. Tapi juga jangan lupa bayarnya yaaaaa.

–          Dimas Agil Marendra yang seringkali kehabisan staff karena sering diminta untuk menjadi kepanitiaan dadakan.

–          Ikhsanuddin yang telah meneruskan lembar sejarah perjuangan Departemen Kajian Strategis. Selera boleh beda, tapi Kastrat juaranya!

–          Fajri Adhi Nugroho yang hari ini udah terlihat lebih sering mandi dibandingkan sebelum-sebelumnya. Alhamdulillah…

–          Djunianto Dwi Setiawan yang telah mengizinkan aku untuk mengambil alih warung makanan di BEM. Mulut kekeringan? Dateng aja ke warung C2C!

–          Iqbal Muharram Ruhiyanto selaku tukang cukur pribadi kementrian. Dunia dan kehidupan seorang C-Kink boleh terus berubah, tapi Insya Allah tukang cukurnya akan tetap sama.

–          Anindita Wikansari yang telah menghibur masyarakat Teknik dengan Techfestnya. Tapi sedihnya, tahun ini aku nggak bisa ikut ambil bagian untuk menunjukkan atraksi bassku yang nggak kalah sama Cristiano Ronaldo (????). Huiks huiks…

Fiiuuuh, itu baru PH-nya aja. Istirahat dulu ah…

Kriiiik… Kriiiik…

Oke, kita lanjut lagi.

–          Ahmad Nasikun, salah seorang kader BEM yang hari ini melanglang buana di negeri gingseng. Kalau pulang nanti, jangan lupa bawakan oleh-oleh berupa satu perempuan asli Korea!

Nasikun says, “Kalo nenek-nenek mau Mas?”

–          Rekan-rekan Teknik Nuklir 2008 yang makin hari makin eksis di BEM: Dion Bagus Nugraha, Deni Aminuddin, Eko Galih Pradikta, Fitratun Aliyah, Nur Khanan Mas’ud, Gun Nanda Tian Purnama, Ahmad Pramudi, Aziz Saputra, Ryan Satriawan, dll. Serta rekan-rekan Teknik Nuklir 2009 yang mulai eksis di BEM: Destiana Tunggal Pramesti, Daniel Sahat M. Pardede, Dwi Berlianti Siwi, Anisza Okselia, Ahmad Azam Hisaballah, Dian Novianti, Dwi Sukma Pratiwi, dll. Teruskanlah menghiasi BEM dengan radiasi-radiasi yang kita miliki, dan jangan lupa untuk selalu mensosialisasikan nuklir dan PLTN dimanapun kita berada.

–          Rekan-rekan Jiheishoo kuni: Andhika Pranayudha, Wangi Pandan Sari, Rara Galuh Acinthya, Dendy Catur Setiawan dan R. Gilang Aditya Permana yang telah bersedia untuk diracuni, dan bersedia lagi untuk meracuni sensei kita yang setiap 3 hari seminggu selalu mengurut dada menyesali nasibnya.

–          Rekan-rekan tim publikasi-filantropi 2008: Ahmad Baihaqqi, Muhammad Kurniawan Subitz, Ratih Monika, Nur Latifah Fajri Ramdhani, Wari Mutantri, Hatta Effendi, Arfen Tri Yuniarto, Nadya Octaviani, Vallery, Ahmad Yusuf Kurniawan, Taufik Hidayat dll. Serta rekan-rekan tim publikasi-filantropi 2009: Alfredo, Zahro, Wisnu, Sartino, Damar, Intan, Fanny Purwati, Tantia, Fianny, Ria, Zeindha, Emmy, Dian, Rayna, Riva, Masbudi, Habib dll. Walaupun seekor C-Kink telah pergi, tapi silaturrahim kita tidak akan berhenti sampai disini.

–          Rekan-rekan Technovaganza: Septyan Bayu Anggara, Ahmad Tohani, Mountasudli Febri Alam, Abdul Harits Mahmudin, Taufik Hidayat, Tegar Christianty, Dwi Novitasari dll, yang telah menguras tenaga, keringat, waktu, KANTONG, emosi dan air mata. Hari ini kita telah membawa nama Teknik ke panggung Indonesia. Insya Allah tahun selanjutya nama Teknik akan membahana di seluruh penjuru dunia! (dunia ghaib apa dunia binatang?)

–           Anak-anak PSDM: Teruslah memperdayakan anak-anak BEM KMFT untuk menjadi penerus bangsa.

–          Anak-anak Kastrat: Jangan pernah ragu untuk mengisi nutrisi bagi pola pikir kita dan sebarkanlah nutrisi tersebut ke seluruh penjuru dunia.

–          Anak-anak Sosmas: Ayo berbakti kepada masyrakat, karena pendidikan adalah dasar dari kehidupan.

–          Anak-anak Humas: Jalin terus silaturrahim dengan berbagai pihak, entah itu instansi, aktivis, penulis, pedagang, bahkan pencopet sekalipun!

–          Anak-anak TD: Negara ini kekurangan entrepreneur. Bersedia untuk menambah jumlahnya?

–          Anak-anak Medpro: Menulis, menulis dan menulis, karena dengan menulislah gagasan kita akan terkenang dan abadi sepanjang masa.

–          Anak-anak Advokasi: Hukum dan keadilan milik seluruh masyarakat. Berjuang dalam kebenaran, menegakkan kebatilan, demi masa depan Indonesia yang berjaya!!

–          Anak-anak OASE: Asah terus otak kanan kita. Dengan kreatifitas, berkarya demi kemajuan bangsa.

–          Para pelanggan C2C (C-Kink Cute Cell): Dewa, Febrina, Melisa, Deo, Gita, Prille dan semuanya. Jangan lupa ajak temen-temen kalian yang lain untuk selalu ngisi pulsa di C2C aja!

–          Para penikmat C2C (C-Kink Cute Cookies). Jangan lupa, opsinya hanya ada dua: mau bayar di dunia atau di akhirat?

–          Dan seluruh makhluk lainnya yang aku kenal maupun yang nggak aku kenal, dan yang kenal aku maupun nggak kenal aku. Terima kasih banyak atas kebersamaannya selama ini. Kalau ada rezeki, Insya Allah kita semua akan dipertemukan di Padang Mahsyar nanti.

Ending alias Penutup

Alhamdulillahirabbilalamiin… Akhirnya sampai juga kita di penghujung acara. Tanpa banyak bacot lagi, marilah segera kita akhiri LPJ ini dengan membaca doa penutup majelis.

“Subhanaka Allahumma Wabihamdika Asyhadu alla ilaa ha illa anta Astaghfiruka wa atubu Ilaih”

 

Otreh, sekarang mari kita akhiri bersama-sama. C-Kink dan seluruh kerabat kerja yang bertugas mengucapkan terima kasih banyak atas perhatiannya, dan…

… Wasssalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh!

TOMAT, eh, TAMAT

 

(LPJ ini dibuat dalam keadaan sadar dan tanpa paksaan dari pihak manapun, kecuali oleh Martyaz Listyaningrum yang menyuruh ku untuk segera menyelesaikan LPJ ini sebelum tanggal 15 Desember 2009)

Yogyakarta,

15 Desember 2009

Atas nama aku sendiri,

C-Kink Sahid Syaifullah

3 Comments Add yours

  1. Gravekeeper says:

    hue.. hue…. hiks… hiks…..
    hiks… hiks…… srot…. srot……………………..

    ngebaca lpj ini jadi keinget masa2 dulu, waktu baru pertama kali masuk, di wawancara sama mas c-kink, turs setaun kebelakang ini ngapain aja….^^

    Yah…mungkin kita bakal jarang lagi ketemu di bem, but selama C2C masih eksis… pasti bakal ketemu minimal sebulan 2 kali (bwt isi pulsa… ehehehehe…^^)

    Thx ya mas atas bimbingannya selama ini….
    Insya allah aku sama anak2 kastrat lainnya bakal nerusin perjuangan yang sudah kalian (mas mif, mas c-kink, mas ikhsan) jalanin…..^^

  2. ckinknoazoro says:

    okeh, siap laksanakan! insya Allah C2Cell akan tetap setia melayani kepuasan handphone anda dan C2Cookies akan tetap eksi mengisi syahwat perut anda!
    *duh ini bahasanya vulgar banget ih… Astagfirullah…

  3. liebytimbul says:

    semoga berakhir dengan apa yg diharepin n bahagia nantinya…….amin!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s