SiapaPelakunya

14 Rabiul Awal 1425

4 Mei 2004

Kisah Nyata

Siapa Pelakunya?

Pada suatu pagi yang mendung, seorang gadis terpelajar bernama Hepi datang ke sekolah dengan terburu-buru. Di kelas, hanya ada seorang pria bernama Badax yang tangan kanannya sedang sibuk mengorek-ngorek hidung sementara tangan kirinya sibuk menggaruk-garuk pantat. Karena sang waktu sudah tak mau menunggu, Hepi menitipkan berlembar-lembar kertas kepada Badax. Dengan sedikit penjelasan, Badax mengerti dan Hepi segera berlari untuk mengikuti pelajaran Biologi.

Selanjutnya datang seorang pemuda bernama Sebastian (baca: Malvin). Badax menitipkan kertas-kertas tadi kepada Sebastian. Sebastian yang tidak mengerti apa-apa, pasrah saja menerima kertas-kertas itu dari Badax.

Waktu terus berlalu. Siswa-siswi kelas 1-3 makin banyak yang berdatangan termasuk diantaranya adalah seorang pria tampan dan imut bernama C-Kink. Seperti biasa, C-Kink langsung mengambil tempat duduk favoritnya, yaitu di belakang Badax persis di sebelah jendela.

Singkat cerita, Sebastian hendak menyerahkan kertas-kertas tadi kepada salah seorang di kelompoknya Hepi. Kata saksi mata yang bernama Badax, Sebastian hendak memberikan kerta itu kepada Ine. Namun karena Sebastian dan Ine duduknya berjauhan, kertas itu dioper-oper secara estafet.

Kata Sebastian, dia sudah memberikan kertas itu kepada Bertha. Dan kata Bertha, dia juga sudah mengoper kertas itu kepada Susi’s Son (anaknya Ibu Susi). Sedangkan kata Susi’s Son, dia sudah menyerahkan kertas itu kepada seseorang, cuma dia lupa. Kalo nggak salah, dia udah ngasih ke Rachel (baca: Eliana. Kenapa dikasih nama Rachel? Soalnya dalam film Eliana-Eliana, tokoh Eliana diperankan oleh Rachel Maryam. Maksa deh lu!).

Ketika adzan Dzuhur telah berkumandang, Hepi datang kembali dari perantauannya. Dia bertanya kepada Badax tentang kertas-kertas tadi dan Badax menunjuk Sebastian. Hepi bertanya kepada Sebastian dan Sebastian mengacungkan jarinya ke arah Bertha. Hepi bertanya pada Bertha dan Bertha menjawab bahwa kertas itu ada di Susi’ Son. Hepi bertanya kepada Susi’s Son dan Susi’s Son menuduh Rachel sebagai pemegang kertas. Hepi dengan ngos-ngosan bertanya kepada Rachel, namun Rachel tidak tahu-tempe dengan kertas itu. Kata Rachel, dia belum menerima kertas itu.

Loh, masa kertasnya ilang? Kok bisa? Siapa pelakunya? Papan tulis di depan kelas yang tau jawabannya.

Siapa pelakunya?

–          Badax, karena dia yang pertama dititipkan:

–          Sebastian, karena dia yang megang kedua:

–          Bertha, karena dia yang megang ketiga:

–          Susi’s Son, karena dia yang terakhir megang:

–          Rachel, karena dia yang dimaksud oleh Susi’s Son:

–          Hepi, karena dia yang bawa:

–          C-Kink, karena dia terlalu ganteng:

–          Argo, karena dia nggak masuk sekolah:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s