FilmYouMustSee

Selama seminggu kemaren, gue melarikan diri dari kota Jogja untuk pulang kampung ke Depok, dengan alasan mau cuti hamil. Dih, masa iya sih bo akika hamil? Bukan, bukan gue yang hamil. Terus siapa dong yang hamil? Nggak tau ya, mungkin si ikan di kolam gue, mungkin si keluarga cicak, atau mungkin si tikus yang suka ngendap2 di dapur tiap malem. Jadilah akhirnya dengan segala keterbatasan yang ada, gue sempet2in untuk pulang ke Depok ditengah kesibukan gue yang gue isi dengan tidur, tidur dan tidur.

Mumpung lagi di Depok, gue nyempetin diri untuk nonton film. Udah lama sejak terakhir kali nangkring di bioskop. Dan Alhamdulillah, kedua biji film yang gue tonton itu bisa dikatakan nggak mengecewakan untuk ukurannya. Jadilah uang yang gue keluarin buat beli tiket bioskop yang kapitalis itu sebanding dengan kepuasan terhadap film yang ditonton. Eh nggak puas juga sih, tiketnya kemahalan bo…

Emangnya film apa aja sih yang gue tonton? Mau tau jawabannya? Tekan tutsnya dan mainkan!

Janda Kembang

Janda Kembang, disingkat “Jambang” (idih bikin singkatan kok seenaknya) adalah film lokal karya sutradara Hanung Bramantyo. Waktu lagi mau nonton di Margo City, pilihannya ada Bukan Cinta Biasa, Jambang, film action-Asia yang gue lupa judulnya, sama Knowing. Akhirnya gue tertarik untuk menjatuhkan pilihan pada film Jambang, soalnya dari referensi yang gue baca, disini Luna Maya menyumbangkan suaranya untuk menyayikan beberapa lagu pop lokal. Titi Kamal sama Nirina kan udah pernah, sekarang gilirannya Luna Maya. Terus gilirannya Asmirandah kapan? Kalo si Cincyah Laurah mah udah pernah juga…  I don’t wanna lose you… Yes I wanna hold you… I dont wanna make you… Make you sad and make you cry… Oh baby baby baby…

Dan kemudian gue duduk manis di bioskop nonton film ini. Bla bla bla bla bla bla bla bla… Satu setengah jam kemudian filmnya kelar dan gue pun keluar dari bioskop dengan menarik napas panjang. Fiuuuuuh…

Terus kenapa tulisan ini dikasih judul “FilmYouMustSee”? Soalnya, film ini beda sama film2 Indonesia kebanyakan yang umumnya cuma punya 2 genre: komedi mesum atau horor. Yah mentok2 film drama romantis, meskipun romantismenya terkesan murahan.

Basic dari film Jambang ini emang kesannya komedi, tapi semakin filmnya berjalan, semakin kita sadar kalo film ini nggak cuma bermodalkan kocokan perut doang. Ada bagian ketika kita dibuat tertawa, ada bagian ketika kita dibuat berpikir dan tersenyum satir, ada bagian ketika kita dibuat naik darah, ada bagian ketika kita dibuat terharu dan ada bagian ketika kita dibuat tidur. Zzzzz…. Grrooook… Zzzzzz… Heh jangan ngorok!

Bagian yang paling keren adalah ketika Sarah Sechan yang berperan sebagai Yuli selaku suami dari Dodi yang diperankan oleh Ringgo Agus Rahman, saling beradu mulut. Disini, dalam satu scene yang lumayan panjang (tanpa pemotongan), Yuli dan Dodi gontok2an dengan gaya khasnya masing2 yang sangat menarik. Apresiasi khusus buat Sarah Sechan yang sepanjang scene mampu berteriak marah2 tanpa jeda dengan logat Sunda yang khas.

Gue nggak tau sih si Sarah Sechan ini aslinya orang mana, emang asli orang Sunda apa bukan. Sekalipun berbicara ceplas-ceplos udah identik dengan keseharian dia, tapi tetep aja gue takjub ngeliat dia bengak-bengok dengan logat Sundanya. Maknyus banget dah ah…

Nggak cuma itu doang, banyak adegan2 lainnya yang juga kiranya patut untuk diberi acungan jempol kaki. Tapi kalo mau tau adegannya kaya gimana, ya mendingan lu nonton aja dah sono. Nggak seru dong kalo semuanya gue ceritain disini. Hohohohoho.

Dan, dari referensi yang gue baca, inti film ini adalah ingin menyampaikan sebuah pesan yang udah sering kita denger tapi jarang kita aplikasikan. Sebuah pesan yang berbunyi, “Fitnah itu lebih kejam daripada tidak memfitnah”! Eh salah, maksudnya “Fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan”. Gitu intinya. Atau kalo mengutip ucapan salah satu tokoh politik nasional, bunyinya “Fitnah adalah perbuatan…”

Wolverine: The Origins

Cerita2 dengan alur feedback emang selalu menarik buat disimak. Di film Star Wars, gimana ceritanya si tokoh jagoan di 3 film awal bisa jadi penjahat di 3 film terakhir. Di komik One Piece, gimana Chopper bisa jadi dokter hebat kaya sekarang. Pun demikian dengan film X-Men yang satu ini, yang menceritakan tentang awal mula munculnya mutan2 ajaib dan kenapa si Gabe Logan minta dipanggil dengan nama Wolverine.

Khas film Barat, film2 superhero yang mengadopsi dari komik emang selalu menarik buat ditonton. Batman, Spiderman, Fantastic Four, Iron Man, siapa yang nggak kenal? X-Men ini juga sama, kira2 nggak jauh beda lah isinya, ada drama, aksi baku hantam, tembak2an, dll.

Terus, kenapa film ini juga gue sebut sebagai “FilmYouMustSee”? Jawabannya simpel aja kok. Simpel dan sedikit narsis, soalnya ini terkait dengan status gue sebagai mahasiswa Teknik Nuklir.

Ceritanya gini. Di film itu, ada sebuah markas penelitian tempat para mutan disimpen buat diteliti gennya. Si Logan alias Wolverine penasaran dimana markas penelitian tersebut berada, soalnya dia pengen ketemu face to face sama si jenderal yang punya proyek penelitian tersebut. Kemudian diperoleh info dari temennya Will.I.Am Black Eyed Peas bahwa markas tersebut berada di sebuah pulau entah dimana.

Denger kata2 “sebuah pulau entah dimana”, gue langsung terbayang sebuah pulau di Afrika sana, yang emang identik dengan hal2 kaya gini. Atau mungkin pulau2 di kepulauan Karibia, kaya di film Pirates of Caribbean nya Johny Depp. Bahkan bisa juga pulau2 di Asia Tenggara termasuk Indonesia, mengacu pada film KingKong.

Akhirnya si Wolverine dipertemukan dengan Gambit yang jago main kartu. Lalu si Gambit yang tau letak pulau tersebut bersedia nganterin Wolverine kesana. Dan dengan menggunakan helikopter, mereka berdua segera tancap gas dan melaju.

Gue penasaran, pulau kaya gimana yang bakalan muncul? Gue kira mereka bakalan terbang ke hutan2 atau ke laut, eh ternyata nggak. Mereka malah terbang ke daerah perkotaan dengan gedung2 betingkat. Kemudian tibalah mereka di pulau tersebut, pulau yang bikin gue nyengi2 sendiri.

Pulau apakah itu?

Pulau itu bernama…

…THREE MILES ISLAND!!!

Kriiiiik… Kriiiiik…

Emang ada apa dengan Three Mile Island? Buat lu yang awam emang pasti nganggep ini biasa aja. Tapi buat gue yang anak Teknik Nuklir, pulau ini punya kenangan tersendiri. Ah so sweet…

Three Miles Island adalah sebuah tempat reaktor nuklir PLTN di Amerika sana. Dia berada di sebuah pulau kecil di tengah sungai, berada di wilayah perkotaan. Dulu Three Miles Island sempet populer gara2 pernah terjadi kebocoran di dalemnya. Tapi kebocoran itu bisa teratasi, nggak sampe menimbulkan korban jiwa dan nggak sampe mengakibatkan ledakan kaya reaktor Chernobyl di UniSovyet.

Three Miles Island adalah salah satu bukti keberhasilan sistem safety pada PLTN. Tapi nggak tau kenapa, info kesuksesan safety Three Miles Island ini nggak pernah tersebar luas di kalangan masyarakat umum. Orang2 cuma taunya tentang Chernobyl doang, dan ini dijadikan salah satu senjata bagi mereka yang anti PLTN. Padahal selain Chernobyl kan masih ada Three Miles Island yang sistem keamanannya berfungsi baik dalam situasi kebocoran kaya gini. Huh, ada penyesatan opini disini!

Kita balik lagi ke Wolverine. Ternyata markas penelitian mutan itu bersembunyi dibalik kemegahan reaktor Three Miles Island itu. Mungkin karena mutan identik dengan mutasi gen dan mutasi gen identik dengan paparan radioaktif, jadilah pulau Three Miles Island yang dipilih jadi markasnya.

Dan di penghujung film, digambarin adegan baku hantam yang dilakukan di atas salah satu Cooling Tower. Ini juga maknyus, kapan lagi bisa liat Cooling Tower dengan pemandangan kaya gini? Tapi disini Cooling Towernya lagi nggak beroperasi, terlihat dari nggak adanya uap yang nongol. Dan pada akhirnya, Cooling Tower tersebut runtuh dan hancur kena lasernya si musuh yang ilmunya ngambil dari gennya si Scott alias Cyclops.

Akhirnya selesai lah sudah film tersebut dan gue diberikan pemandangan tentang Three Miles Island lengkap dengan Cooling Towernya. Kalo lebih diteliti lagi secara keilmuan, ada beberapa kejanggalan di film ini. Tapi itu nggak masalah, toh film ini lebih menitikberatkan pada drama dan baku hantamnya, bukan pada unsur2 keilmuannya.

Udah deh… Segini dulu aja yaaaa…!!!

2 Comments Add yours

  1. finarukawa says:

    kemarin kan luna maya ada di amplaz.. mas liat ga?

    ada satu lagi mas yg harus ditonton..
    angels and demon.. keren

  2. ckinknoazoro says:

    luna maya? kapan? wah aku selaku ariel peterpan kok gag diundang yaaaa…. angel demon yang lanjtannya da peci kod ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s