Evaluasi3Bulan

Hari itu, di awal bulan Februari, Hayu Miftah Utami selaku Ketua Umum BEM KMFT mewajibkan seluruh PH alias Pizza Hut, eh maksudnya Pengurus Harian untuk nulis harapan, impian, keinginan, target, rencana atau apapun yang ingin dicapai selama 3 bulan ke depan. 3 bulan dalam arti bulan Februari, Maret dan April. Kita semua nulis keinginan kita masing2 di selembar kertas. Terus kertasnya dikumpulin jadi satu, dan dimasukkin ke dalem botol.
Tadinya botol tersebut mau dikubur di dalem tanah biar kesannya lebih nampol. Tapi karena takut nanti lupa nguburnya dimana dan nggak bisa diambil lagi, jadilah botol tersebut dipegang sama Miftah sendiri. Dan botol itu baru boleh dibuka lagi 3 bulan kemudian. Botol yang berisi harapan2 kita semua selama 3 bulan kedepan.

3 bulan kemudian…
(kaya di film2)

3 bulan telah berlalu sejak hari itu. 3 bulan yang sangat singkat, nggak sampe 1 paragraf…
Akhirnya tibalah hari di mana kita bakalan ngebuka botol keramat itu. Di penghujung rapat PH, Miftah Nur Muslimah mengeluarkan botol itu untuk kita buka rame2. Karena botolnya disegel, jadi botol itu kita potong tengahnya pake cutter. Tau cutter kan? Itu loh yang biasa dipake perempuan buat warnain kuku…
Sreek sreeek… Cutter tesebut membelah bagian tengah botol. Dan setelah botolnya kebelah semua, tiba2, wuuuuuuuussssssh….!!! Muncul seonggok jin dari dalem botol tersebut!
Hah, masa iya ada jin nya? Ya nggak lah… Kalau pun ada ya nggak bakal keliatan, kan jin makhluk ghaib gitu loch.
Lanjut lagi. Botol itu dibuka dan kertas2 di dalemnya dikeluarin. Sampe pada gilirannya gue dapet kertas punya gue sendiri. Berisi harapan2 yang gue tulis di bulan Februari lalu Mau tau apa tulisan gue waktu itu? Ini dia…
Idealita

Individu:
– Harus ikut les bahasa Jepang atau Prancis
– Harus ada kejelasan mengenai nasib personal literatur yang udah dikirim ke penerbit
– Harus baca 10 buku dalam 3 bulan ini
– Harus ngeposting 20 tulisan dalam 3 bulan ini
– Harus nyiptain 3 lagu dalam 3 bulan ini

BEM KMFT UGM
– Udah punya koneksi face to face dengan 15 instansi internal UGM
– Udah punya koneksi face to face dengan 5 instansi eksternal UGM
– BEM KMFT UGM harus eksis dan aktif di tingkat eksternal, minimal universitas
– BEM KMFT UGM punya nama dan disegani di tingkat universitas

(catatan: tulisan idealita itu nggak ada di kertas lho, cuma gue tambahin di sini aja)
Kira2 itu hal2 yang gue tulis di kertas itu. Target2 yang ingin gue capai selama 3 bulan. Target nya pun dibagi 2, ada target untuk individu dan ada target untuk BEM dengan porsi gue selaku Menteri Koordinator Lini Eksternal.
Lalu, gimana kenyataan selama 3 bulan ini? Apakah target2 tersebut terpenuhi? Yuk mari kita saksikan realita yang terjadi…

Realita

Individu:

1. Harus ikut les bahasa Jepang atau Prancis
Realita: Sukses!
Nggak cuma les bahasa Jepang atau Prancis, tapi les bahasa Jepang dan Prancis. Les Prancis level 1 udah selesai, dengan status excellent dan nilai tertinggi sekelas. Sekarang lagi coba lanjut ke level 2.

2. Harus ada kejelasan mengenai nasib personal literatur yang udah dikirim ke penerbit
Realita: Gagal!
Terakhir kali ngirim email ke penebit, penerbit Resist Book nggak ngasih respon balik. Sementara Gradien Mediatama belom bisa ngasih jawaban pasti soalnya baru dinilai oleh 2 orang dari seharusnya 5 orang.

3. Harus baca 10 buku dalam 3 bulan ini
Realita: Sukses!
Baca 11 buku dalam bulan ini:
+ Jangan Berlebihan (Manshur bin Muhammad Al-Muqrim)
+ Perilaku-Perilaku Setan (Muswadi Ahmad, LC)
+ Hidup Setelah Mati (Jasim Muhammad Al-Muthawwi)
+ Metode Menjemput Kematian (Al-Ghazali)
+ Fatwa-Fatwa Rasulullah (Ibnu Qayyim Al-Jauziyah)
+ Penyesatan Opini (Adian Husaini)
+ Confession of an Economic Hit Man (John Perkins)
+ Capita Selekta Aliran Sempalan di Indonesia (M. Amin Djamaluddin)
+ Indonesia Butuh Nuklir (Agus Mustofa)
+ Mossad Behind Every Conspiracy (Herry Nurdi)
+ Hypnotic Writing (Joe Vitale)

4. Harus ngeposting 20 tulisan dalam 3 bulan ini
Realita: Sukses!
Posting 21 tulisan di blog. Plus ngirimin 1 tulisan ke 5 media massa, tapi Alhamdulillah nggak ada 1 media massa pun yang mau nampilin tulisan itu.

5. Harus nyiptain 3 buah lagu dalam 3 bulan ini
Realita: Sukses!
Dalam rentang waktu 3 bulan ini berhasil nyiptain 6 buah lagu:
+ Kembalilah
+ Sendiri
+ Hidup Ini Indah
+ Lelah (lirik oleh Cinthya)
+ Pemilhan Umum
+ Di Ujung Lelah (lirik oleh Fina)

BEM KMFT UGM

1. Udah punya koneksi face to face dengan 15 instansi internal UGM
Realita: Belom tau?
Fungsi ini dipegang sama Humas. Tapi belom sempet dapet update-an terbaru dari Humas. Nggak cuma Humas yang punya forum Humas se-UGM, ternyata Advo juga punya forum Advokasi se-UGM. Dan Departemen2 lain juga punya, cuma belom terdata.

2. Udah punya koneksi face to face dengan 5 instansi eksternal UGM
Realita: Belom tau?
Fungsi ini utamanya juga dipegang Humas. Tapi yang udah konkrit dan dipegang langsung oleh Menko Eksternal adalah Universitas Widyagama Malang, Akademi Teknologi Kulit Bantul dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten.

3. BEM KMFT UGM harus eksis dan aktif di tingkat eksternal, minimal universitas
Realita: Anggap aja sukses!
BEM KMFT UGM udah pernah dapet kunjungan dari UWM, ATK dan Untirta. Kita juga diminta ATK untuk jadi pembicara di acara LDK mereka. Untuk tingkat universitas, Humas sempet jadi tuan rumah forum Humas se-UGM. Advokasi juga sempet ngadain training Advokasi rumpun BGST. Sosmas ngasih pembelajaran intensif ke anak2 panti asuhan Aisyah dalam rangka menghadapi UAN. Kastrat ngadain workshop pemilu dengan pembicaranya antara lain adalah orang KPUD Jogja dan anggota DPR RI, serta pesertanya ada warga asing yang tertarik mempelajari sistem demokrasi di Indonesia.

4. BEM KMFT UGM punya nama dan disegani di tingkat universitas
Realita: Anggap aja sukses!
Fakultas Teknik gitu loh, siapa sih yang berani macem2 sama anak Teknik?

Nooooooh, kira2 begono evaluasi gue selama 3 bulan ini. Ayo buat yang lain, tertarik untuk bikin lembar perencanaan dan lembar evaluasi juga? Karena gagal dalam merencanakan sama dengan merencanakan kegagalan. Dan lebih baik bersimbah keringat di saat latihan daripada bersimbah darah di medan perang. Serta sesungguhnya Allah adalah seperti prasangka hamba2-Nya, dan Allah lebih dekat kepada manusia daripada urat nadi manusia itu sendiri. Harapan itu masih ada, Insya Allah, LANJUTKAAAAN!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s