LPJmediaOpini

Laporan Pertanggung Jawaban

Divisi Media dan Opini

Keluarga Muslim Adz-Dzarrah

Teknik Fisika UGM

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Subhanallah walhamdulillah wa laa ilaa ha illallaah wallahu akbar

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh”

Mukaddimah alias Pendahuluan

Hmmm… Nggak terasa 1 tahun telah berlalu. Dan Alhamdulillah hari ini aku atas nama C-Kink Sahid Syaifullah masih diberikan kesempatan untuk menulis lembar demi lembar LPJ ini. Lembaran LPJ yang nantinya harus aku pertanggungjawabkan di akhirat nanti.

Di suatu malam yang terang benderang, seorang anak manusia bernama Huda datang menghampiri diriku di tengah sunyinya ruang BEM. Beliau selaku Ketua Kamadz terpilih secara jujur dan terbuka langsung menawarkan posisi Ketua Divisi Media dan Opini di Keluarga Muslim Adz-Dzarrah (Kamadz) di periode 1429 Hijriah kepada ku yang autis dan nggak ngerti apa-apa ini.

Tawarannya nggak langsung aku terima. Setelah itu aku berdiskusi dengan seorang makhluk lainnya yang bernama D. Miftahul Anwar yang saat tulisan ini ditulis, beliau telah duduk sebagai Ketua Umum BEM KMFT UGM. Beliau menyarankan aku untuk menerima posisi sebagai Ketua Divisi Media dan Opini tersebut. Aku pun manggut-manggut aja, meskipun sejatinya juga masih belom yakin.

Akhirnya aku bersemedi selama beberapa menit di dalem kosan, dan akhirnya dibukakan pintu hatiku oleh Allah Al-Baasith, Allah Yang Maha Melapangkan, bahwa aku bersedia untuk menerima tawaran Huda sebagai Ketua Divisi Media dan Opini. Sebuah hal yang sesungguhnya amat berat, karena sekecil apapun amanah tetap akan dipertanggungjawabkan di akhirat nantinya.

Yang juga melatarbelakangi diriku untuk mengemban posisi ini adalah karena sejatinya media memiliki peran penting dalam menyebarkan cahaya Islam. Tidak bisa dipungkiri bahwa hari ini media massa telah dikuasai oleh Zionis Yahudi dan dimanfaatkan dengan optimal untuk memenuhi nafsu mereka. Kaum Muslimin pun banyak yang tidak sadar dengan propaganda mereka. Untuk itulah umat Islam harus bangkit, dan penguasaan di bidang media adalah salah satu kewajiban yang harus dipenuhi dalam rangka menyiarkan keagungan Islam ke seluruh penjuru dunia.

Idealita

Setelah resmi mengemban amanah ini, aku langsung menyusun proker untuk Divisi Media dan Opini selama 1 tahun ke depan ini. Proker ini mengacu kepada proker Divisi Media nya Keluarga Muslim Teknik (KMT) yang aku peroleh dari ukhti Alviana Hanivatun Nisa serta proker Divisi Media nya SKI Teknik Sipil (Al-Hadiid) yang aku peroleh dari akhi Friski Cahya Nugraha. Kedua proker tersebut aku jadikan sebagai referensi dalam membuat proker Divisi Media dan Opini di Kamadz ini, yang hasilnya adalah sebagai berikut:

1. Mading (update setiap bulan)

Tujuan:

a. Meningkatkan ketertarikan untuk mempelajari Islam

b. Menambah wawasan tentang pengetahuan Islam dan umum

c. Memperbaiki sudut pandang membaca terhadap isu yang menyudutkan umat Islam

2. Buletin (terbit setiap 2 bulan

Tujuan:

a. Memperkenalkan Kamadz ke masyarakat umum

b. Menambah wawasan tentang pengetahuan Islam dan umum

3. Kamadz Dunia Maya

Tujuan:

a. Memperkenalkan Kamadz ke masyarakat umum melalui dunia maya

Itu kiranya proker dari Divisi Media dan Opini untuk 1 tahun ke depan.

Sementara dari staff, jumlah staff yang terdaftar ada 3 orang dengan komposisi sebagai berikut: Barra (Teknik Nuklir 2007), Bekti (Teknik Nuklir 2007), dan Apriadi (Teknik Nuklir 2006). Kemudian masuk seorang staff lagi yang bernama Andhika (Fisika Teknik 2007). Masuknya Andhika pun bisa dikatakan melalui jalur khusus, karena waktu itu aku secara lisan minta tolong Andhika buat bantu-bantu di Divisi Media dan Opini Kamadz, dan beliau pun mengiyakan. Alhamdulillah…

Realita

Akhirnya sampai lah kita di bagian paling menyedihkan di LPJ ini, yang aku pun merasa berat untuk menulisnya dan merasa malu saat menyadarinya. Realita. Realita yang memang nggak pernah seindah idealita.

Dari 3 proker di atas, ternyata nggak semuanya bisa terlaksana dengan sukses.

Untuk mading yang direncanakan untuk hadir setiap bulan, ternyata hanya muncul 1 kali dalam 1 tahun ini. Itupun bukan Divisi Media dan Opini yang mengerjakannya, melainkan atas inisiatif Dhanis, Andhika dan rekan2.

Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Kamadz meluncurkan mading yang bernama Madz-Magz (alias Kamadz Magazine). Mading yang cukup eksis ketika itu, namun lama kelamaan mulai ditinggalkan oleh masyarakat Teknik Fisika karena nggak pernah di update lagi.

Dan sedihnya, aku yang semestinya bertanggung jawab disini malah nggak berperan apa-apa. Ampunilah hamba-Mu yang hina ini Ya Allah…

Bagaimana dengan buletin? Sami mawon… Nggak ada 1 buletin pun yang beredar selama 1 taun ini.

Sementara untuk Kamadz Dunia Maya, Alhamdulillah mulai akhir tahun lalu Kamadz udah punya email. Baru email doank, belom punya friendster dan facebook. Friendster sekarang udah mulai kehilangan penggemarnya karena banyak beralih ke facebook. Tapi hati-hati, facebook itu buatan orang Yahudi loh! Karena ke-Yahudi-annya itulah, sebaiknya Kamadz nggak mengeksiskan diri di dunia facebook. Sedangkan untuk blog nggak jadi diwujudkan karena khawatir blog itu cuma punya halaman utama doank, tapi isinya kosong sama sekali.

Evaluasi

Kenapa hal-hal yang menyedihkan itu bisa terjadi? Banyak jawaban yang bisa kita peroleh disini.

Pertama, jelas dari diriku sendiri. Nggak tau kenapa, aku merasa rasa kepemilikanku atas Kamadz makin hari makin berkurang. Di awal-awal aku sangat semangat, ditandai dengan adanya rapat PH dan rapat Divisi Media dan Opini. Itu semua terjadi sebelum bulan Juni, sebelum UAS semester genap yang kemudian dilanjutkan dengan libur panjang.

Ketika itu, aku udah punya tekad bahwa insya Allah Kamadz bisa eksis di Fakultas Teknik, baik itu lewat mading atau buletin. Selama ini nggak banya SKI yang pernah menerbitkan buletin, dan Kamadz harus jadi garda terdepan disana.

Tapi nggak tau kenapa, setelah bulan Agustus dan mulai masuk semester ganjil, semangat itu perlahan mulai luntur. Ditambah lagi, nggak ada seorang pun yang mencoba untuk men-charge nya kembali. Astagfirullah… Ampunilah hamba-Mu yang tidak mampu istiqomah ini Ya Allah…

Sejak setelah libur tahun ajaran, semua seakan futur. Aku baru tersadar bahwa sejak setelah bulan Agustus itu, nggak ada lagi yang namanya rapat PH. Nggak tau, apakah memang nggak ada, atau sebenernya ada tapi aku aja yang nggak tau. Sehingga forum PH yang seharusnya jadi ajang untuk mengisi kekosongan ini malah nggak berjalan dengan semestinya.

Pun demikian dengan keadaan internal Divisi Media dan Opini. Sejak setelah liburan tahun ajaran itu, ternyata ada beberapa staff yang (sepertinya) ganti nomor handphone. Pernah beberapa kali aku kirim sms, tapi nggak ada yag delivered. Jadilah komunikasi dengan para staff pun terputus. Pun kita jadi nggak pernah ada rapat lagi setelah itu.

Hal ini membuat aku bingung sendiri. Aku punya idealita agenda yang sejatinya harus aku kerjakan. Tapi semangatku telah terlanjur turun, dan lebih lagi nggak ada suatu forum yang mampu me-refresh semangat ini kembali. Sejatinya aku sangat mengharapkan rapat PH, karena itulah forum untuk kita saling mempererat ukhuwah kita.

Sampai hari ini, udah banyak klipingan-klipingan dari koran tentang artikel-artikel ke-Islam-an yang ingin aku sampaikan kepada khalayak umum, khususnya warga Teknik Fisika. Tapi ya itu tadi, aku kebingungan bagaimana caranya aku mengeksekusi keinginan ku ini? Sampai detik ini pun klipingan-klipingan itu tetep tersimpan di laci kamar kosan ku.

Plus, sejak bulan Agustus aku dapet amanah baru di BEM KMFT UGM. Aku yang tadinya sebagai Ketua Divisi Pengembangan Sumber Daya Manusia Departemen Kajian Strategis, mulai saat itu harus mengemban posisi sebagai Ketua Departemen Kajian Strategis, menggantikan posisi Miftah yang naik menjadi Menko Eksternal. Dan selama 1 semester terakhir, waktu ku emang lebih banyak tersita disana.

Dan sampai pada akhirnya, tibalah hari ini. Hari dimana aku harus mempertanggungjawabkan amanah ku ini selama 1 tahun dalam bentuk LPJ. Astagfirullah… Aku nggak tau harus berkata apa nanti jika ke-tidak-amanah-an ku selaku Ketua Divisi Media dan Opini ini harus dipertanggungjawabkan di akhirat kelak. Astagfirullah…

Kritik dan Saran

Sejatinya nggak pantes untuk makhluk hina dan rendahan seperti diriku ini mencoba memberikan kritik dan saran. Sejatinya kritik dan saran itu lebih pantas untuk ditujukan pada diriku sendiri. Semoga kritik dan saran ini bisa bermanfaat. Jika ada tulisan yang salah dan kurang berkenan, silahkan tinggalkan saja, karena itu berasal dari diriku selaku manusia biasa yang lebih cenderung mengikuti hawa nafsunya.

Rapat PH adalah satu hal yang penting, yang berguna untuk me refresh kembali semangat rekan-rekan yang mungkin sempat luntur akibat kuliah dan kegiatan lainnya. Jadi sebaiknya optimalkan rapat PH, karena para PH adalah garda terdepan dari organisasi itu sendiri.

Mengenai keadaan staff yang dirasa kurang eksis, hendaknya ada kejelasan mengenai sistem kaderisasi dan rekruitmen di Kamadz itu sendiri. Dari tahun ke tahun, staff Kamadz banyak yang ghaib, yaitu ada namanya tapi nggak ada orangnya. Pun banyak staff Kamadz yang ternyata berada di Divisi yang tidak sesuai dengan keinginannya. Serta, bagaimana nasib staff-staff dari periode sebelumnya, kurang ada kejelasan disana.

Pemilihan PH hendaknya disesuaikan dengan kondisi masing2 PH. Ternyata kemarin banyak PH yang lebih eksis di luar Kamadz daripada di Kamadz itu sendiri, yang mengakibatkan keadaan internal Kamadz sedikit terbengkalai.

Masalah pendanaan dan lainnya juga terasa kurang jelas. Pun demikian dengan nasib Kamadz itu sendiri, kurang memiliki gaung di mata masyarakat Teknik Fisika.

Namun apapun alasannya, Kamadz harus tetap hidup. Cahaya Islam harus selalu bersinar di jurusan Teknik Fisika. Nggak cuma di dalam diri individu-individunya saja, tapi juga secara sosial dan memasyarakat. Hendaklah ada sebagian diantara kita yang mengajak kepada yang ma’ruf, serta mencegah dari yang munkar.

Ucapan Syukron alias Terima Kasih

Akhir kata, aku atas nama C-Kink Sahid Syaifullah ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:

Allah Ar-Rahmaan Ar-Rahiim. Segala puji hanya bagi-Mu Ya Allah, Yang Maha Adil lagi Maha Bijaksana, yang telah memberiku nikmat Islam dan nikmat untuk bertemu dengan saudara-saudara ku di Kamadz ini.

Nabi besar Muhammad Rasulullah saw, manusia terindah yang pernah terlahir ke muka bumi. Shalawat dan salam tercurah selalu pada mu Ya Rasul. Semoga suatu hari nanti kita bisa bertatap muka, insya Allah.

Pudji Indrawati dan Astoto Slamet, selaku kedua orang tua ku yang telah merawat dan mendidik anak laki-laki satunya ini. Allahummaghfirli waliwalidayya warhamhumma kama rabbayanii saghiiraa.

Selanjutnya, aku juga mau ngucapin terima kasih sekaligus permintaan maaf kepada:

Huda selaku Ulil Amri alias Khalifah alias Amirul Mukminin di Kamadz periode 1429 Hijriah ini. Mohon maaf jika aku gagal melaksanakan tanggung jawab yang kamu amanahkan kepadaku ini dengan baik. Kamadz periode ini emang kurang eksis, dan ternyata aku turut berkontribusi disana. Semoga kedepannya kita bisa terus berpacu untuk lebih baik lagi.

Dhanis dan rekan2 yang telah mengkoordinir Madz-Magz dengan sangat baiknya. Terima kasih atas segala teguran yang telah diberikan, dan mohon maaf jika dalam perjalanannya ternyata proker ku malah berantakan kaya gini.

Barra, Bekti, Apriadi dan Andhika, kita pernah berada di bawah 1 atap yang sama, atap Divisi Media dan Opini. Mohon maaf jika selama ini silaturahim kita agak terputus.

Faisal, Nasrul, Aulia, Hafiq dan semua Kamadz-er lainnya. Jangan pernah lelah untuk terus menebarkan cahaya Islam di muka bumi.

Mas Boni selaku Amirul Mukminin Kamadz periode sebelumnya, yang telah memperkenalkan aku dengan dunia Kamadz dan telah mempromosikan diriku kepada Miftah untuk membantunya membangun Departemen Kajian Strategis BEM KMFT UGM.

Mas Ayi selaku Ketua Divisi Sumber Daya Manusia periodenya Mas Boni, sekaligus sebagai atasanku waktu itu. Lauh Mahfudz menuliskan bahwa ternyata kita bertemu lagi di BEM KMFT UGM dan kita ternyata lebih eksis disana.

Sungkowo dan Kholid selaku rekan2 di Divisi Sumber Daya Manusia periode Mas Boni dulu.

Dan semua pihak lainnya yang aku kenal maupun yang nggak aku kenal, yang kenal aku maupun yang nggak kenal aku. Semoga suatu hari nanti kita semua bisa dipertemukan di Jannah-Nya.

Sekian kiranya LPJ ini dibuat dalam keadaan sadar, dengan usaha sebaik-baiknya, dengan tulus dan ikhlas tanpa ada paksaan dari pihak manapun, kecuali atas perintah Huda supaya aku segera menyelesaikan LPJ ini secepatnya sebelum tanggal 15 Februari. Hohohoho…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s