OneManOneDollar

Auwououououououwoooo…!!!

Terkait dengan agresi Israel Laknatullah kepada Palestina kemaren, masyarakat Indonesia yang bersimpati dan concern terhadap masalah ini mencoba memberikan sumbangsih dan bantuannya dalam bentuk program-program pengumpulan sumbangan. Salah satu diantara program pengumpulan sumbangan ini ada yang bernama “One Man One Dollar”, bacanya: “Wan Men Wan Dolar”.

Tulisan ini hanya bermaksud untuk sedikit mengkritisi mengenai judul program itu, One Man One Dollar yang kalo diterjemahin artinya kira2 “Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat”. Eh salah ya? Ya whatever lah, udah pada tau kan artinya apa.

One Man One Dollar. Satu orang satu dollar. NIatnya adalah supaya 1 orang menyumbang 1 dollar untuk disumbangkan ke Palestina. Kalo misalnya ada 500ribu orang yang nyumbang, maka akan terkumpul 500ribu dolar alias 5 milyar rupiah kalo dikurs 1 dollar adalah 10ribu rupiah.

Tapi kalo ditilik judulnya, berkesan ada yang janggal dengan istilah One Man One Dollar itu sendiri. Apa yang salah? Kenapa? Karena penggunaan standar dollar dalam masalah ini. Apakah ada yang salah dengan ini? Nggak tau juga sih, mungkin nggak ada.

Coba kita teliti lebih jauh lagi. Israel Laknatullah adalah penjajah dzhalim yang segala tindak-tanduknya selalu mendapatkan pembelaan dan dukungan penuh dari Amerika Serikat. Dan, mata uang Amerika Serikat adalah dollar Amerika. Dollar-dollar kapitalis yang dipaksakan untuk diakui sebagai standar mata uang dunia.

Sejatinya, mata uang haruslah disandarkan pada standar emas. Namun Amerika Serikat dengan kepongahannya dan masyarakat dunia dengan kebodohannya sepakat untuk menjadikan dollar sebagai patokan mata uang mereka. Dan, secara tidak langsung program One Man One Dollar menyiratkan dukungan kita terhadap penggunaan mata uang dollar itu sendiri.

Nggak bisa dipungkiri kalo Amerika Serikat dengan sangat bodohnya mau mendukung segala tindakan keji Israel Lanatullah. Dan, penggunaan mata uang dollar adalah salah satu cara bagi Amerika Serikat untuk menguasai perekonomian dunia, supaya negara2 dunia mau tunduk di bawah keinginannya.

Kenapa program ini dinamakan One Man One Dollar? Alasannya mungkin simpel aja, yaitu adalah karena 1 dollar itu nilainya sekitar 10ribu rupiah, sehingga memungkinkan tiap orang untuk menyumbang sebesar 10ribu rupiah saja.

Usul yang gue tawarkan disini adalah, marilah bersama2 kita hentikan penggunaan istilah One Man One Dollar itu, karena dikhawatirkan itu menjadi semacam legalitas dalam menyepakati penggunaan mata uang dollar. Ada baiknya kalo kita mengganti program itu dengan satuan mata uang yang nilainya masih mengacu pada standar nilai emas dan perak, dalam hal ini adalah Dinar dan Dirham. Jadi, nama program ini selanjutnya adalah “One Man One Dinar” atau “One Man One Dirham”.

Mungkin ada sedikit kendala disini, yaitu besarnya nominal yang akan dikeluarkan. Kalo tadi 1 orang cukup dengan 10ribu rupiah, maka program ini membutuhkan nominal yang lebih besar dari itu. 1 dinar nilainya mengacu pada 4.25 gram emas 22 karat,yang kalo dirupiahkan harganya kira2 sekitar 1 jutaan lebih. Sedangkan 1 dirham nilainya mengacu pada 3 gram perak murni, yang kalo dirupiahkan menjadi kira2 35ribu an rupiah. Jadi, tiap orang harus mengeluarkan lebih dari 1 juta rupiah untuk One Man One Dinar atau sekitar 35 ribu an rupiah untuk One Man One Dirham.

Sejatinya udah ada salah satu ormas Islam di negeri ini yang menerapkan program One Man One Dirham. Ormas itu bernama Hidayatullah, ormas Islam terbesar ketiga setelah Nahdlatul Ummah dan Muhammadiyah. Sebuah langkah yang patut ditiru, sebagai bentuk untuk menyosialisasikan kembali penggunaan mata uang dinar dan dirham yang penetapannya mengacu pada standar emas.

Tapi kita kembali lagi ke esensinya. Buat lu2 semua yang nggak terlalu mempermasalahkan arti sebuah nama, ya silahkan gunakan nama apa aja. Yang terpenting adalah esensi dari kegiatan itu sendiri, yaitu sebagai wadah perwujudan apresiasi masyarakat Indonesia untuk berkontribusi terhadap masalah2 kemanusiaan yang menimpa warga Palestina. Intinya, marilah kita sisihkan sebagian rezeki yang kita miliki untuk berbagi kepada saudara2 kita di Palestina. Berapapun nominalnya, yang terpenting adalah kesungguhan dan niat ikhlas dari hati kita untuk menolong saudara2 kita di sana. Insya Allah demikian.

4 Comments Add yours

  1. finarukawa says:

    mungkin karena semua orang tau nilai satu dollar itu berapa,,
    kalau dirham sama dinar ga banyak orang yg tw..

  2. ckinknoazoro says:

    itulah yang perlu dipromosikan, supaya orang2 pada tau. kan ntar denger judul One Man One Dinar atau One Man One Dirham, orang2 bakalan langsung bertanya2 dan jadi tertarik untuk tau lebih jauh lagi tentang Dinar dan Dirham

  3. Ria says:

    mungkin menunjukkan klo dolar ga cuma dukung israel tapi juga bisa dukung palestine. hhe. Tandanya internasional dukung dia.
    Klo dirham ntar dikira timur tengah doank.

  4. ckinknoazoro says:

    wah kalo gitu sekalian aja pake rupiah, biar keliatan jelas kalo Indonesia juga eksis. One Man One Rupiah. aduh tapi murah amat kalo seorang cuma 1 rupiah, beli permen juga ga dapet. hohoho…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s