DariGarisDepan

Mungkin udah agak terlambat waktu buat gue mosting tulisan ini, tapi ya nggak apa2 lah, ini masih lebih baik daripada nggak gue posting sama sekali.

Pada hari Selasa 6 Januari 2009 M/9 Muharram 1430 H, ketika Israel Laknatullah masih berbuat dzhalim kepada saudara2 kita di Palestina, gue dapet sebuah sms yang isinya memberitakan tentang keberhasilan2 mujahidin Palestina memukul pasukan Israel. Sebuah sms yang Insya Allah sangat berharga, karena dalam berita di media massa manapun, yang diceritain selalu aja tentang keberhasilan2 Israel Laknatullah melumpuhkan pejuang Palestina. Ya nggak aneh sih, mengingat tangan2 Yahudi mencengkram dan berkuasa atas semua media massa yang ada di dunia ini, jadilah isi media massa selalu dibuat berdasarkan keinginan dan sudut pandang mereka.

Sebenernya sih pasti ada media massa yang menceritakan tentang penderitaan dan kerugian Israel di medan perang, tapi ya itu jumlahnya pasti segelintir. Ini juga nggak bisa dipungkiri gara2 Israel Laknatullah melarang jurnalis dan wartawan untuk mendekat ke medan peperangan. Hal ini dilakukan supaya jurnalis selaku pemburu berita dan seluruh penduduk dunia nggak tau keadaan yang sebenernya, dan biarlah opini publik terbentuk melalui sudut pandang Israel aja. Jangankan jurnalis, dokter2 dan relawan aja nggak diizinin untuk masuk dan nolongin warga sipil Palstina yang terluka kok. Emang bener sih, betapa laknatnya si Israel Laknatullah ini.

Penyesatan berita kaya gitu nggak lain berfungsi untuk membentuk opini dan mindset penduduk dunia secara keseluruhan, bahwa pasukan perang Israel Laknatullah adalah tentara yang superior dan nggak terkalahkan. Serta untuk memberikan beban psikologis buat mereka2 yang mau macem dan terlibat langsung menolong warga Palestina yang terdzhalimi.

Tapi sesungguhnya, ke-superior-an tentara Israel Laknatullah nggak seluruhnya muncul karena mereka emang superior, tapi karena kita lah yang dibodohi oleh segala opini yang mereka buat, yang me-mitos-kan bahwa tentara Israel adalah tentara paling hebat di muka bumi ini. Iya, kita aja yang udah dibodohi sama mereka, melalui media massa yang sejatinya emang mereka kuasai untuk mempengaruhi opini publik sesuai keinginan mereka. Buktinya, liat aja kemaren Israel bisa kita bilang NGGAK BERDAYA ketika harus menghadapi Hizbullah pimpinan Hasan Nasrallah. Padahal Hizbullah bukanlah sebuah negara.

Jadi, kita harus meyakinkan diri kita sendiri bahwa mungkin Israel Laknatullah memang hebat, tapi mereka nggak sehebat yang didengung2kan selama ini. Mereka sama kaya kita, cuma sekumpulan manusia yang tentunya nggak sempurna. Gue sendiri sejujurnya juga belom ngerti kenapa dulu Israel Laknatullah bisa menang menghadapi gempuran negara2 Timur Tengah waktu Perang 6 Hari di taun 1967 dulu. Tapi biarlah itu menjadi cerita masa lalu, karena gue percaya jika kita mau bersatu, dengan ucapan Bimillah dan dengan Izin Allah, maka suatu hari nanti Israel Laknatullah akan bisa kita kalahkan, Insya Allah.

Tanpa panjang lebar lagi, ini dia isi dari sms yang gue dapet itu. Semoga bermanfaat.

Info Palestina

(Selasa, 6 Januari 2009 M/9 Muharram 1430 H, 08:11 WIB)

@ M. Nazzal anggota maktab siyasi Hamas menyatakan bahwa pada perang darat ini Hamas memaksa Israel mengalami kerugian, rinciannya:

  1. 11 tentara Israel tewas.
  2. 48 Israel luka.
  3. 1 kolonel tewas di Az-Zaitun, dia waka satuan 52 pasukan Gholan, komandan perang Libanon 2006.

@ Koran Bulgaria hari ahad: pesawat Israel di Rafah jatuh, wartawan berhasil ambil gambar terjunnya pilot.

@ Kataib Izzudin Al-Qassam menjatuhkan helikopter Israel, ahad Shubuh.

@ Laporan televisi Al-Aqsha: 2 tentara Israel ditawan.

@ Sariyah Al-Quds hancurkan 1 tank Israel di Selatan Gaza.

@ Kataib Al-Aqsha dari Fatah menjatuhkan helikopter Israel.

@ 25 rudal ditembakkan Hamas hari ahad, mengenai markaz militer terbesar Israel di Selatan dan jatuh di kota Usdud.

(aljazeera.net dan palestine-info.info)

Di sms itu disertakan bahwa sumbernya dari aljazeera.net sama palestine-info.info. Mungkin kita bisa sekalian buka situ situ kalo mau tau lebih banyak lagi tentang kerugian2 Israel selama perang awal taun ini.

Plus 1 lagi, di koran yang gue baca hari Rabu tanggal 7 Januari 2009 M/10 Muharram 1430 H bertepatan dengan hari Asyu’ra atau harinya anak yatim, diberitakan bahwa sesama tentara Israel Laknatullah terjadi friendly fire. Buat lu2 semua yang sering main game perang2an pasti nggak asing dengan istilah friendly fire, yaitu menembak temen sendiri. Jadi bukannya nembakin Hamas yang emang nggak bersalah, mereka malah nembak rekannya sendiri sesama tentara Israel Laknatullah yang emang pantes banget buat ditembakin. Bahkan friendly fire ini terjadi 2 kali dalam 1 hari.

Gini kejadiannya. Di malem hari, serombongan infantri masuk ke dalem gedung buat menginspeksi gedung, siapa tau ada orang Hamas lagi ngumpet di dalemnya. Sementara itu nggak jauh di luar gedung ada serombongan infantri yang beda komando sama infantri yang masuk ke dalem gedung itu tadi. Infantri di luar gedung ini ngeliat lewat teropong malem alias nightvision google bahwa ada gerakan mencurigakan orang2 bersenjata di dalem gedung.

Tanpa ba bi bu lagi, infantri yang di luar gedung ini langsung nembak membabi buta ke gedung tersebut, menyangka bahwa orang2 mencurigakan yang di dalem gedung adalah pejuang Hamas. Dan ini emang udah jadi kebiasaan tentara Israel Laknatullah untuk menyerang secara membabi buta tanpa mau ngebedain dan tanpa mau peduli jika ternyata yang mereka curigai hanyalah warga sipil biasa. Jadilah infantri yang lagi menginspeksi di dalem gedung terkena berondongan peluru dari temennya sendiri yang ada di luar gedung. Dari friendly fire ini, hasilnya 3 prajurit tewas dan 24 lainnya luka parah. Alhamdulillah… Allahu Akbar!

Sementara kejadian friendly fire yang lainnya, sampe tulisan ini ditulis masih belom ada keterangan lebih lanjut mengenai kejadian tersebut. Yang jelas cuma diberitain kaya gini, “…Di bagian lain Jalur Gaza, insiden friendly fire juga terjadi terhadap pasukan payung (para), juga dari Angkatan Darat Israel. Misil tank Israel yang, tampaknya, asal menembak menghantam seorang perwira yang sedang memimpin pertempuran sengit melawan para pejuang Hamas …” (IndoPos, Rabu 7 Januari 2009).

Ya begitulah. Kita doain aja, semoga di keesokan hari, Insya Allah makin banyak tank2 Merkava Israel yang rontok dihajar roket Hamas. Insya Allah Makin banyak pesawat dan helikopter Israel yang runtuh dihantam roket Hamas. Insya Allah Makin banyak infantri Israel yang tewas atau ditawan oleh pejuang Hamas. Dan Insya Allah, bangsa Palestina akan mampu menegakkan kedaulatannya dan merebut kembali tanah air mereka dari cengkraman Israel Laknatullah. ALLAHU AKBAR!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s