AD/ART PPM

PARTAI PEMERSATU MAHASISWA

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS GADJAH MADA

Pendahuluan

Pernah ada… Rasa cinta…

Antara kita… Kini tinggal kenangan…”

Itu tadi sebuah lagu yang saat ini sedang booming-booming nya dan laris diputar dimana-mana, yang sama sekali TIDAK ADA HUBUNGANNYA dengan partai ini…

Dari hari ke hari, Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta ini semakin berada dalam keadaan yang memperihatinkan. Terjadinya krisis di segala bidang, runtuhnya nilai-nilai moral dan akhlak, kurangnya rasa nasionalisme dan cinta tanah air, serta kepribadian dan pola pikir yang telah digerogoti oleh pihak-pihak asing yang ingin menghancurkan negara ini secara perlahan.

Di sisi lain, disadari ataupun tidak, sebenarnya masih banyak individu-individu yang masih memiliki jiwa nasionalisme dan cinta tanah air yang tinggi. Mereka memiliki niat, semangat, keinginan dan cita-cita untuk menyelamatkan bangsa ini. Mereka ada dimana-mana, tidak hanya di panggung politik dan dunia layar kaca, tapi juga di pelosok-pelosok yang tak pernah kita duga sebelumnya.

Atas dasar itulah maka dibentuklah sebuah wadah untuk menampung individu-individu tersebut dalam sebuah partai yang bernama Partai Pemersatu Mahasiswa, atau disingkat PPM. Seperti namanya, partai ini merupakan sebuah wadah penyalur aspirasi bagi individu-individu yang belum memiliki tempat untuk menyalurkan aspirasi dan mewujudkan cita-citanya

Tujuan akhir dari partai ini adalah untuk membawa Indonesia menjadi negara yang besar dan mendunia, dengan izin Allah. Namun kebesaran Indonesia ini bukanlah hanya kebesaran semu yang mengagung-agungkan harta, tahta, kekayaan maupun jabatan, tapi juga disertai dengan jiwa-jiwa yang berakhlak, bermoral, berbudi pekerti, bertakwa, religius dan teladan-teladan lainnya yang sesuai dengan tuntunan-Nya, sebagaimana telah dicontohkan oleh utusan-Nya, Muhammad Rasulullah saw.

Meyakini bahwa tujuan itu dapat dicapai dengan taufiq dan hidayah Allah SWT serta usaha-usaha teratur, terencana, penuh kebijaksanaan, maka dengan ucapan Bismillah, kami mahasiswa Fakultas Teknik UGM yang terhimpun dalam satu satu organisasi Partai Politik Mahasiswa PPM, digerakkan dengan pedoman berbentuk Anggaran Dasar sebagai berikut :

BAB I

NAMA, WAKTU, DAN TEMPAT KEDUDUKAN

Pasal 1

Nama

Organisasi ini bernama Partai Pemersatu Mahasiswa, disingkat PPM.

Pasal 2

Waktu dan Tempat Kedudukan

PPM didirikan di Yogyakarta pada tanggal 11 Juni 2008 M untuk waktu yang tidak ditentukan.

BAB II

ASAS

Pasal 3

Asas

PPM berasaskan nasionalisme dan religi yang sesuai dengan tuntunan-Nya.

BAB III

TUJUAN,USAHA DAN SIFAT

Pasal 4

Tujuan

Membentuk mahasiswa yang memiliki nilai-nilai nasionalisme dan cinta tanah air serta ketaatan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Pasal 5

Usaha

a. Menanamkan budaya cinta tanah air dan keinginan untuk membawa negara Indonesia menjadi negara besar dan berjaya di dunia.

b. Mengembangkan potensi mahasiswa dan membentuknya untuk digunakan sebesar-besarnya demi kemakmuran bangsa dan negara.

c. Berperan aktif dalam dunia kemahasiswaan, perguruan tinggi dan masyarakat.

d. Usaha-usaha lain yang sesuai dengan asas organisasi serta berguna untuk mencapai tujuan.

Pasal 6

Sifat

PPM bersifat independen dan terbuka

BAB IV

LANDASAN, FUNGSI, STATUS DAN PERAN

Pasal 7

Landasan

Pedoman PPM ini dilandaskan atas :

  1. Landasan idiil: Membentuk mahasiswa yang memiliki nilai-nilai nasionalisme dan cinta tanah air serta ketaatan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

b. Landasan Konstitusional : AD/ART PPM dan kebijakan-kebijakan konvensional.

  1. Landasan Historis : Rasa tanggung jawab dan perjuangan mahasiswa.

Pasal 8

Fungsi

POGaPuP memiliki fungsi sebagai berikut :

  1. Fungsi Pendidikan : PPM mengembangkan proses berpikir kritis, pendidikan politik dan organisasi.
  2. Fungsi Sosial : Turut serta dalam pemberdayan mahasiswa sesuai fungsi pendidikan PPM untuk kesejahteraan masyarkat luas.
  3. Fungsi Ekonomi : PPM harus mampu mandiri dalam mengembangkan kewirausahaan dan praktek-praktek profesi serta berpihak pada ekonomi kerakyatan.
  4. Fungsi Pemersatu : PPM sebagai wadah pemersatu keanekaragaman budaya bangsa.
  5. Fungsi Lembaga : PPM sebagai lembaga penyalur aspirasi mahasiswa.

Pasal 9

Status

Status PPM merupakan kesatuan mahasiswa Fakultas Teknik UGM yang dibentuk untuk menyalurkan aspirasi mahasiswa.

Pasal 10

Peran

PPM berperan sebagai organisasi perjuangan, pendidikan dan pembinaan.

BAB V

KEANGGOTAAN

Pasal 11

Keanggotaan

Anggota PPM adalah mahasiswa Fakultas Teknik UGM dalam akademik berjalan.

BAB VI

STRUKTUR ORGANISASI

Pasal 12

Kekuasaan

Kekuasaan dipegang oleh Musyawarah Besar (Mubes) anggota PPM.

Pasal 13

Kepemimpinan

Kepemimpinan organisasi dipegang oleh Pengurus PPM.

Pasal 14

Majelis Penasehat

Majelis Penasehat adalah majelis Pekerja Mubes.

Pasal 15

Badan-badan Khusus

Untuk melaksanakan tugas dan kewajiban, apabila dianggap perlu, maka pengurus dapat membentuk lembaga-lembaga dan badan-badan khusus lainnya dibawah naungan PPM.

BAB VII

PERBENDAHARAAN

Pasal 16

Harta benda PPM diperoleh dari :

  1. Uang pangkal, iuran dan dana anggota.
  2. Usaha-usaha yang sah, halal dan tidak mengikat.

BAB VIII

PERUBAHAN ANGGARAN DASAR DAN PEMBUBARAN

Pasal 17

Perubahan Anggaran Dasar dan pembubaran organisasi hanya dapat dilakukan oleh MUBES anggota PPM.

BAB IX

ATURAN TAMBAHAN DAN PENGESAHAN

Pasal 18

Aturan Tambahan

Yang belum diatur dalam Anggaran Dasar dimuat dalam Anggaran Rumah Tangga atau perauturan/peraturan dan ketentuan-ketentuan tersendiri yang tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar.

Pasal 19

Pengesahan

Pengesahan Anggaran Dasar PPM ditetapkan pada MUBES tanggal 18 September 2008 bertempat di Yogyakarta.


Anggaran Rumah Tangga

PARTAI PEMERSATU MAHASISWA

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS GADJAH MADA

BAB I

KEANGGOTAAN

Pasal 1

Masa Keanggotaan

Anggota habis masa keanggotaannya karena :

  1. Telah menyelesaikan masa studinya di UGM.
  2. Atas permintaan sendiri.
  3. Diberhentikan atau dipecat.
  4. Meninggal dunia.

Untuk staff ahli atau staff khusus akan diatur kemudian.

Pasal 2

Hak dan Kewajiban

Hak anggota :

Semua anggota memilki hak mengeluarkan pendapat, mengajukan usul atau pernyataan secara lisan maupun secara tertulis kepada pengurus, mengikuti seluruh kegiatan PPM dan mempunyai hak untuk memilih dan dipilih.

Sedangkan kewajiban anggota adalah :

  1. Membayar uang pangkal dan iuran organisasi. Namun hal ini tidak mengikat.
  2. Menjaga nama baik organisasi.
  3. Berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan PPM.
  4. Berjuang secara aktif mewujudkan tujuan PPM.

Pasal 3

Rangkap Anggota dan Rangkap Jabatan

Dalam keadaan tertentu anggota PPM dapat merangkap menjadi anggota atau pengurus organisasi lain atas persetujuan pengurus PPM.

Pasal 4

Skorsing dan Pemecatan

Anggota dapat diskor/dipecat karena :

  1. Bertindak bertentangan dengan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh PPM.
  2. Bertindak merugikan atau mencemarkan nama baik PPM.

Anggota yang diskor atau dipecat dapat melakukan pembelaan dalam forum yang ditunjuk untuk itu. Mengenai skorsing/pemecatan dan tata cara pembelaan, diatur dalam ketentuan/peratuaran sendiri.

BAB II

STRUKTUR ORGANISASI

Pasal 5

Kekuasaan

  1. Musyawarah Besar (Mubes) merupakan musyawarah seluruh anggota PPM.
  2. Mubes memegang kekuasaan tertinggi organisasi.
  3. Mubes diadakan 1 (satu) tahun sekali.
  4. Dalam keadaan luar biasa, Mubes dapat diadakan menyimpang dari pasal 5 ayat c.
  5. Dalam keadaan luar biasa, Mubes dapat diselenggarakan atas inisiatif seluruh anggota dengan persetujuan sekurang-kurangnya 2/3 (dua pertiga) jumlah seluruh anggota.
  6. Mubes memilki wewenang menetapkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga, Pedoman-Pedoman Pokok, Garis-garis Besar Pokok Perjuangan Organisasi dan Progran Kerja Umum.
  7. Memilih Pengurus dengan jalan memilih Presiden.
  8. Menetapkan calon-calon Majelis Pekerja Mubes.
  9. Menetapkan tempat dan waktu penyelenggaran Mubes.

Pasal 6

Struktur, Masa JabatanTugas dan Wewenang Pimpinan

Adapun struktur pengurus adalah :

  1. Struktur Pengurus meliputi Dewan Pimpinan Fakultas (DPF) dan Dewan Pimpinan Jurusan (DPJ).
  2. Formasi Pengurus DPF dan DPJ sekurang-kurangnya terdiri dari Ketua Umum dan Administrasi.
  3. Apabila dianggap perlu, maka dapat membentuk beberapa departemen yang mempunyai bidang kerja yang berbeda-beda.
  4. Apabila Ketua Umum tidak dapat menjalankan tugas/non aktif ataupun sedang melaksanakan tugas organisasi keluar maka dapat dipilih Ketua Umum oleh sidang pleno pengurus.

Masa jabatan :

a. Masa jabatan DPF dan DPJ adalah 1 (satu) tahun terhitung sejak pelantikan atau serah terima jabatan dari pengurus demisioner sebelumnya.

b. Setiap personalia pengurus tidak diperbolehkan untuk menjabat lebih dari dua periode kepengurusan.

Tugas dan wewenang :

a. Melaksanakan hasil-hasil ketetapan Mubes.

b. Menyampaikan ketetapan dan perubahan penting yang berhubungan dengan POGaPuP ke seluruh anggota.

c. Menyelenggarakan Mubes pada akhir periode.

d. Menyiapkan draft materi Mubes.

  1. Menyampaikan Laporan Pertanggung Jawaban kepada anggota melalui Mubes.
  2. Dapat menskorsing, memecat dan merehabilitasi secara lansung terhadap anggota ataupun pengurus.

Pasal 7

Majelis Pekerja Mubes (Majelis Penasehat)

a. Mengawasi pelaksanaan ketentuan-ketentuan Mubes yang dijalankan Pengurus.

b. Memberikan usul kepada pengurus untuk melancarkan pelaksanaan ketetapan-ketetapan Mubes baik diminta atupun tidak diminta.

c. Bersama pengurus menyiapkan draft materi Mubes.

d. Mengenai jumlah keanggotaan dan masa jabatan Majelis Pekerja Mubes (Majelis Penasehat) ditetapkan di Mubes.

Pasal 8

Badan-badan Khusus

Pembentukan lembaga atau badan-badan khusus disesuaikan mengenai kebutuhan dan keinginan pengurus maupun anggota yang nantinya akan ditetapkan melalui Mubes.

Pasal 9

Alumni PPM

Alumni adalah anggota PPM yang telah habis masa keanggotaannya.

Pasal 10

Keuangan

Besarnya uang pangkal dan iuran anggota ditetapkan oleh pengurus setelah dimusyawarahkan dengan Majelis Penasehat. Namun hal ini tidak mengikat.

BAB III

ATRIBUT ORGANISASI

Pasal 11

Lambang dan atribut organisasi lainnya diatur dan ditetapkan oleh Mubes.

BAB IV

PERUBAHAN AD/ART

Pasal 12

  1. Perubahan AD/ART hanya dilakukan oleh Mubes.
  2. Rencana perubahan AD/ART disampaikan kepada seluruh anggota selambatlambatnya sebulan sebelum Mubes.

BAB V

PEMBUBARAN

Pasal 13

Pembubaran PPM hanya dapat dilaksanakan oleh Mubes

Pasal 14

Keputusan pembubaran PPM sekurang-kurangnya harus disetujui oleh 2/3 peserta Mubes

Pasal 15

Harta benda (inventaris) PPM sesudah dibubarkan harus diserahkan kepada yayasan yang bergerak dalam bidang sosial, keagamaan, pendidikan, dan kemasyarakatan.

BAB VI

ATURAN TAMBAHAN

Pasal 16

Anggota PPM harus mentaati Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ini dan barang siapa melanggarnya akan dikenakan sanksi-sanksi organisasi sebagaimana yang diatur dalam ketentuan tersendiri.

Pasal 17

Beberapa aturan dan ketentuan yang belum terakomodir didalam AD/ART ini, akan ditetapkan kemudian pada aturan dan ketentuan organisasi tersendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s