CumaPenjelasan

“Dor… Dor… Dor…”

“Dziiing… Dziiing…”

“Dor… Dor…”

“Ah…Akh…”

Ya, itu tadi sebuah cuplikan adegan tembak-menembak yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan penulisan artikel blog ini.

Oke langsung aja kita masuk ke intinya. Setelah pembukaan yang selalu jayus seperti biasanya, di sini gue cuma mau ngasitau dikit aja, bahwa beberapa postingan sebelom ini merupakan kumpulan tulian gue yang dulu pernah gue tulis di binder gue waktu jaman SMA dulu. Kebetulan kemaren gue lagi pulang ke Depok tercinta dan ketika lagi iseng baca2 binder gue yang berjumlah 3 buah itu, terketuklah hati gue yang lembut ini untuk menuliskan kembali beberapa tulisan tersebut dan mempostingnya di blog ini, khusus buat lo2 semua.

Sebenernya sih binder gue ada 4 biji. Tapi biji yang satu lagi, yang tentang Histeris itu lagi dipinjem sama seekor anak autis bernama Ayu Ismiarti. Gue udah berkali-kali nagih ke dia, tapi kata dia binder itu keselip, soalnya dia baru aja pindah rumah. Dan entah binder gue itu keselip di kardus yang mana, mungkin di kardus yang isinya foto2 dia, atau mungkin di kardus yang isinya kancut dan beha punya dia. Wah bagus deh kalo gitu…

Tapi itu bukan masalah penting. Yang penting sekarang adalah gimana caranya gue membuat badan gue yang kurus kerempeng ini menjadi gemuk dan six pack. Eh nggak nyambung ya?

Oke, no problem. Sekarang akan gue jelasin tentang tulisan-tulisan tersebut, sebagai gambaran buat lo semua menyelami masa lalu gue.

1. Hanya Kumpulan Sampah.

Dari judulnya aja udah ketauan, pasti ini sesuatu tulisan yang menjijikkan. Iya bener banget, “Hanya Kumpulan Sampah” merupakan kelanjutan dari postingan gue sebelumnya yang berjudul “Hanya Sebuah Sampah”. Kalo sebelomya gue cerita tentang perasaan gue, maka disini gue tulisin puisi2 gue yang dulu terinspirasi dari kehadiran seonggok perempuan tersebut. Harapan gue, silahkan lo semua muntah2 ketika baca puisi2 itu. Jadi, siapkan ember atau kantong plastik segera dan secepatnya, mulai saat ini juga, mulai dari hal yang kecil, dan mulai dari diri sendiri. Ih apa sih kok nggak nyambung?

2. Antologi Puisi

Nah kalo yang ini adalah puisi-puisi yang pernah gue tulis di binder gue selama rentang tahun 2003-2004. Tapi nggak semuanya lho yang gue tulis, cuma beberapa aja yang gue rasa sreg buat diposting. Terhitung sejak setelah tahun 2004, gue udah mulai jarang bikin puisi lagi. Kenapa? Karena gue ngerasa bahwa puisi adalah sesuatu yang “menjijikkan” untuk seekor C-Kink. Jadilah gue lebih suka menulis artikel atau malah mungkin bikin lagu sebagai wadah pengapresiannya. Tapi setelah hari ini gue buka2 kembali puisi2 tersebut, gue jadi ketawa2 sendiri. Ah, ternyata puisi ini menjadi saksi bisu perjalanan hidup gue yang menyedihkan ini.

3. Tulisan di Kala Senggang.

Sebagaimana judulnya, “Tulisan di Kala Senggang” hanyalah sebuah tulisan yang gue tulis waktu gue lagi nggak ada kerjaan. Daripada nganggur, mendingan nulis deh. Tapi karena nggak ada tema menarik yang bias dibahas, akhirnya malah jadi tulisan2 kaya gitu. Ya udah muhun, sok atuh diliat tea, nya…

4. Fenomena Ikan Lou-Han

Tulisan ini gue buat waktu dulu gue dan anak2 Histeris lagi pada nongkrong di Adist’s House, alias rumahnya Adisty. Ketika itu lagi jaman2nya ikan Lou-Han, dan kebetulan di rumahnya Adist juga ada beberapa ikan Lou-Han yang ia pelihara di bak mandinya. Ya nggak lah, bukan di bak mandi tapi di akuarium yang ada di teras rumahnya. Jadi waktu itu, anak2 Histeris seperti biasa lagi pada ngejogrok sambil ngobrol ngalor-ngidul ngetan-ngulon nggak jelas. Terus gue tertarik dengan sebongkah akuarium di hadapan gue yang berisi beberapa ekor ikan Lou-Han. Jadilah gue mulai mengeluarkan pulpen dan selembar kertas binder dan mulai menulis tulisan ini.

5. DesaIgatulo

Apa tuh Igatulo? Igatulo yang merupakan kependekan dari Ipa tiGA giTU LOh…!! Adalah nama untuk kelas 3 IPA 3 SMA Negeri 1 Depok tahun 2005/2006 dulu, waktu gue masih eksis di sana. Nama itu murni pemberian dari gue sendiri, yang diamini oleh anak2 sekelas tanpa melalui birokrasi yang panjang dan berbelit2. Tulisan “DesaIgatulo” ini adalah tulisan yang gue buat atas suruhan panitia Buku Tahunan, dimana sedianya cerita ini bakalan dipake buat tema Buku Tahunan kelas gue. Jadilah dalan waktu singkat gue dipaksa memeras otak untuk bias bikin tulisan ini, dan Alhamdulillah respon orang2 pun cukup antusias. Lalu kita pun berfoto2 ria untuk menggambarkan keadaan real dari cerita ini, dimana prosesi pemotretan berlangsung di salah satu areal persawahan di Cibinong, Kabupaten Bogor.

Tapi sedihnya, di akhir2 deadline ternyata ada perubahan keputusan. Semua cerita gue dan semua foto2 yang udah kita laksanakan pada akhirnya DIREJECT alias DITOLAK. Jadilah pada akhirnya Buku Tahunan kelas gue nggak menggunakan tema teresebut, melainkan cuma sekedar foto2 biasa yang gitu2 aja. Huh… Ya udah daripada ngedekem sia2 di binder, mending gue posting aja disini.

Nah itu tadi penjelasan mengenai 5 buah posting yang gue ambil dari binder gue. Meskipun itu semua hanyalah masa lalu, tapi harapannya semoga tulisan2 itu bisa menjadi referensi untuk memperkaya khazanah penulisan kita, selain tentunya lo2 semua jadi kenal lebih deket lagi dengan masa lalu seekor C-Kink yang hina dan rendahan serta pemalu ini. Plus, semoga tulisan2 tersebut bisa member inspirasi positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik lagi. Go C-Kink Go!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s