Nasionalisme

Halo hola helo leho hole.

Fiuhh… Kepada Anda semua selaku pembaca Blog C-Kink, kami mohon maaf karena dalam beberapa bulan terakhir blog ini tidak mendapat pembaharuan apapun. Padahal kabinet Indonesia Bersatu aja udah kena pembaharuan (reshuffle) beberapa menterinya. Karena itulah untuk mengisi kekosongan ini (kalau dalam pelajaran sejarah, istilahnya “vacuum cleaner”, eh maksudnya “vacuum power”), berikut ini akan gw publish kan tugas mata kuliah kewarganegaraan gw tentang kekuatan nasional Indonesia. Selamat menikmati. Slruup… Nyam nyam…

Kekuatan Nasional Indonesia

Kekuatan nasional merupakan salah satu unsur yang penting untuk mewujudkan suatu ketahanan nasional yang baik. Ketahanan nasional adalah kondisi dinamis suatu bangsa, yang berisi keuletan dan ketangguhan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi spektrum ancaman, baik langsung maupun tidak langsung, baik itu dari dalam maupun dari luar, yang akan membahayakan integritas, identitas dan kelangsungan hidup suatu negara. Menurut Hans Morgenthau, ada 9 unsur yang merupakan unsur dari kekuatan nasional. Berikut ini akan dijelaskan apa saja unsur-unsur tersebut dan sejauh apakah unsur-unsur tersebut dimiliki oleh negara Indonesia, beserta ratingnya (dari skala 1 sampai 10).

1. Kondisi Posisi Geografis.

Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Dari Sabang di ujung Barat hingga Merauke di ujung Timur, membentang ribuan pulau yang berada dibawah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Indonesia juga memiliki keadaan geografis yang bervariasi. Mulai dari barisan pegunungan di pulau Sumatera, lahan pertanian di pulau Jawa, hutan dan rawa-rawa di pulau Kalimantan, karang-karang laut di kepulauan Maluku hingga puncak gunung bersalju di pulau Papua. Keanekaragaman geografis ini adalah suatu anugrah yang sangat tidak ternilai harganya. Selain itu, Indonesia juga berada di posisi yang strategis, yaitu berada di antara 2 benua dan 2 samudera yang membuat Indonesia dilalui jalur pelayaran dunia. Untuk itu, tidak salah kalau saya memberi nilai 9 untuk kondisi posisi geografis Indonesia.

2. Sumber Daya Alam. (makanan, bahan baku & material)

Seperti telah kita ketahui bahwa Indonesia adalah Negara yang sangat kaya akan sumber daya alam. Segala macam barang tambang ada disini, termasuk minyak bumi yang merupakan salah satu unsur penting dalam kehidupan, dan Indonesia masih memiliki cadangan minyak bumi yang sangat berlimpah. . Bukan haya barang tambang, tapi Indonesia juga kaya akan bahan makanan. Indonesia adalah negara agraris, yang berkembang di sektor pertanian dan perkebunan. Dengan keuntungannya yang berada di garis khatulistiwa yang membuatnya beriklim tropis, tidak sulit untuk megembangkan tanaman-tanaman pertanian dan perkebunan serta buah-buahan. Selain itu. Selain itu, Indonesia juga merupakan negara maritim, yang membuat Indonesia berhak untuk memanfaatkan kekayaan alam yang ada di lautan yang seakan-akan tak penah berkurang jumlahnya. Saya memberikan nilai 9 untuk sumber daya alam Indonesia.

3. Kemampuan Industri.

Harus diakui bahwa Indonesia bukanlah negara yang besar di bidang industri. Untuk industri-industri besar yang membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas dan teknologi yang tinggi, Indonesia masih belum mampu membuatnya. Namun untuk Industri menengah yang tidak terlalu membutuhan teknologi tinggi, Indonesia boleh dikatakan cukup berhasil. Contohnya adalah industri kerajinan tangan seperti ukir-ukiran atau industri kain dan produknya yang telah mampu diekspor keluar negeri. Namun bagaimanapun juga, industri besar yang memerlukan teknologi tinggi merupakan suatu hal yang penting, daripada mengimpornya dari negara lain. Dan harus kita akui bahwa Indonesia masih kurang mampu dalam hal tersebut. Saya rasa nilai 6 cukup untuk kemampuan industri Indonesia.

4. Kesiapan Militer. (teknologi, kepemimpinan, kualitas, kuantitas)

Di bidang militer, Indonesia bukanlah suatu negara dengan militer yang besar dan kuat, dilihat dari teknologinya yang masih kurang mampu untuk bersaing dengan negara lain. Pengadaan alutista juga masih kurang mencukupi, dikarenakan Indonesia belum mampu membuatnya sendiri dan untuk mengimpor dari negara lain selalu terbentur pada masalah dana. Dan karena masalah dana jugalah yang membuat Indonesia belum mampu mengadakan wajib militer. Padahal dengan jumlah penduduk yang melebihi 200 juta, mereka akan menjadi kekuatan tersendiri sebagai tentara cadangan. Untuk kesiapan militer Indonesia saya memberikan nilai 6.

5. Populasi/Penduduk. (distribusi, tren)

Indonesia merupakan salah satu negara dengan penduduk terbanyak, yaitu melebihi 200 juta. Namun sangat disayangkan bahwa jumlah penduduk sebanyak itu tidak tersebar secara merata. Dan sangat disayangkan juga bahwa dari jumlah penduduk sebanyak itu, sebagian besar hidup di bawah garis kemiskinan. Selain penyebaran penduduk yang tidak merata, penyebaran pendapatan juga sama tidak meratanya. Jika masalah ini dapat teratasi dan dan seluruh penduduk Indonesia dapat hidup dengan tingkat kesejahteraan yang tinggi, maka jumlah penduduk sebanyak ini bisa menjadi suatu kekuatan nasional yang patut dibanggakan. Saya memberikan nilai 6 untuk hal ini.

6. Karakter nasional.

Yang dimaksud karakter nasional disini adalah jati diri suatu bangsa. Indonesia terdiri dari bermacam-macam suku dan budaya yang berbeda, yang tidak dimiliki oleh negara lain. Namun mereka semua dapat disatukan dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Iniliah yang merupakan keunikan dari bangsa Indonesia. Selain itu, Indonesia juga memiliki Pancasila sebagai ideologi negara sekaligus dasar negara. Dengan adanya Pancasila, diharapkan negara Indonesia memiliki karakter dan pribadi sebagaimana yang disebut dalam sila-sila di dalam Pancasila tersebut. Untuk karakter nasional Indonesia, saya memberikan nilai 7.

7. Moral nasional.

Sekali lagi harus kita akui dan harus kita sadari bahwa Indonesia adalah negara dengan penduduk yang tidak bermoral, khususnya di kalangan mereka-mereka yang memiliki jabatan tinggi. Kita bisa melihat, betapa mudahnya majalah Playboy yang merupakan ikon pornografi dunia terbit dan beredar di Indonesia. Betapa seringnya menemukan cerita tentang pejabat yang korupsi. Betapa mudahnya mencari berita tentang perampokan, pemerkosaan dan pembunuhan. Meskipun harus diakui juga bahwa Indonesia adalah negara dengan umat Islam terbesar di dunia, namun itu semua hanyalah sebuah gelar belaka. Selain itu, masuknya budaya Barat yang tidak sesuai dengan budaya Indonesia juga perlahan tapi pasti telah mampu menggerus dan meruntuhkan moral bangsa Indonesia. Jadi saya memberikan nilai 2 untuk moral nasional bangsa Indonesia.

8. Kualitas Diplomasi.

Yang dimaksud dengan kualitas diplomasi adalah kemampuan suatu negara untuk melakukan diplomasi dan menekan lawannya dengan tujuan supaya hasil akhir diplomasi tedak merugikan dirinya. Untuk hal yang satu ini, Indonesia juga tidak sebaik yang kita harapkan. Di media massa, sering kali diutarakan bahwa Indonesia telah memiliki sikap dan akan berbuat yang terbaik. Namun di saat diplomasi, Indonesia lebih banyak diam dan memilih cari aman, yaitu dengan cara manut-manut saja terhadap keinginan-keinginan negara lain. Salah satu contoh terbaru adalah bagaimana Indonesia dengan santainya mendukung resolusi 1747 DK PBB yang ditujukan kepada Republik Islam Iran atas program nuklirnya. Saya rasa nilai 5 cukup untuk kualitas diplomasi Indonesia.

9. Kualitas Pemerintahan.

Salah satu unsure penting didalam membentuk kekuatan nasional adalah kualitas pemerintahan. Jika keadaan suatu negara buruk namun pemerintahannya diisi oleh sumber daya manusia yang berkualitas, maka bukan tidak mungkin negara tersebut mampu bangkit dan menjadi negara besar. Dan untuk hal ini, kita harus menyesal sedalam-dalamnya, karena kualitas pemerintahan di Indonesia adalah sangat-sangat buruk. Banyak janji-janji yang dikeluarkan pemerintah, namun entah kapan akan diwujudkan. Banyak kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah yang malah merugukan penduduknya. Banyak sistem birokrasi pemerintahan yang berbuat semaunya sendiri. Dari tahun ke tahun, tingkat kesejahteraan penduduk Indonesia tetap saja rendah. Untuk itu, saya memberikan nilai 3 untuk kualitas pemerintahan Indonesia.

Kesimpulan

Berdasarkan uraian diatas, maka dapat disimpulkan bahwa kekuatan nasional Indonesia tidaklah bagus dan masih sangat rawan akan gangguan dari luar. Secara fisik, Indonesia memiliki keuntungan yang tidak dimiliki oleh negara lain. Namun secara SDM, SDM Indonesia masih banyak yang harus dibenahi. Bukan tidak mungkin pihak luar akan memanfaatkan kebobrokan SDM bangsa Indonesia untuk mengambil kekayaan alam yang ada. Untuk itu, dperlukan usaha dan kesadaran bagi kita semua selaku bangsa Indonesia yang merasa masih mencintai negara ini untuk memperbaiki kualitas SDM di Indonesia demi terciptanya suatu kekuatan nasional yang baik dan meningkatkan ketahanan nasional Indonesia, sehingga suatu hari nanti Indonesia akan menjadi negara besar dan tidak lagi dengan mudahnya dipermainkan oleh negara lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s